Anak-anak Masjid Jogokariyan Jogja Berhasil Kumpulkan Donasi Pembelian Kapal Selam, Baru 2 Hari Capai Rp800 Juta

  • Bagikan
Anak-anak Masjid Jogokariyan Jogja Berhasil Kumpulkan Donasi Pembelian Kapal Selam, Baru 2 Hari Capai Rp800 Juta
Himpunan Anak-anak Masjid (HAMAS) Jogokariyan menggalang dana beli kapal selam baru sebagai bentuk keprihatinan atas musibah Nanggala-402, Minggu (25/4/2021). [dok masjid Jogokariyan]

IDTODAY.CO – Kisah tragis yang menimpa kapal selam KRI Nanggala-402 terus menyelesaikan berbagai kisah unik dan mengharukan. Kali ini, cerita mengharukan datang dari Himpunan anak-anak masjid (Hamas Jogokariyan) dan Takmir masjid.

Mereka menginisiasi penggalangan dana untuk pembelian kapal selam sebagai ganti KRI Nanggala 402.

Hingga saat ini telah terhimpun dana lebih dari Rp800 juta. Sumbangan dari masyarakat terus berdatangan melalui rekening dari panitia.

Baca Juga:  Pemkab Badung Dukung UU Cipta Kerja, Ini Alasannya

“Pagi ini  atau hari kedua ini sudah sekitar Rp800 juta,” kata Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, M Jazir ASP ketika dikonfirmasi melalui selulernya, dikutip dari iNews, Rabu (28/4/2021).

Baca Juga: Polisi Beberkan Fakta Soal Babi Ngepet di Depok

Melihat antusiasi yang tinggi, takmir masjid akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial, Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan juga dengan akuntan publik. Harapannya dana yang ada nantinya bisa diaudit.

Baca Juga:  Buang Air Besar di Tepian Sungai Mukut, Seorang Warga Banyuasin Sumsel Digigit Buaya

“Dana itu seratus persen untuk membeli kapal selam. Untuk biaya operasional dan administrasi ada dana lain yang bisa kami pakai,” katanya.

M Jazir tidak menyangka apa yang mereka lakukan akan menuai reaksi positif dari masyarakat. Dia tidak menyangka akan menapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Tidak hanya yang tinggal di dalam negeri, banyak TKW yang juga mendonasikan uang untuk pembelian kapal selam menggantikan KRI Nanggala 402.

Baca Juga:  Risma Minta Khofifah Akhiri PSBB Surabaya meski Kasus Covid-19 Masih Tinggi

“Kemarin ada TKW dari Hongkong dan Taiwan telpon mau transfer dan saya sarankan dalam bentuk rupiah,” katanya.

Dari sekitar Rp800 juta ini, dinasi yang diberikan masyarakat  tidak ada yang besar. Nilainya antara Rp100.000 sampai Rp5 juta. Berapapun nilainya masyarakat bisa mentransfer ke rekening yang dibuat khusus oleh panitia.

“Kemarin ada pengusaha dari Tapanuli akan menyumbang satu persen penghasilan tambang emasnya. Karena besar saya sarankan koordinasi ke TNI Angkatan Laut saja,” katanya.

Baca Juga:  521 Polisi Bakal Amankan Pelantikan Nova Jadi Gubernur Aceh Besok

Baca Juga: Keluarga Babi Ngepet di Depok Datangi Tokoh Agama, Idzin Bawa Pulang Jenazah Kalau Berubah Wujud

Aksi penggalangan dana tersebut merupakan realisasi ide anak-anak masjid yang terus membicarakan peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402. Mereka terus membicarakan tenggelamnya kapal selam andalan TNI tersebut setelah melaksanakan salat subuh berjamaah.

Ketika asik membahas KRI nanggala-402, salah satu dari anak-anak tersebut ada yang nyeletuk untuk menggalang dana guna membeli kapal selam pengganti. Kemudian mereka merealisasikan dengan melakukan pengalangan dana di Pasar Ramadan yang ada di Masjid Jogokariyan setiap sore dan diserahkan ke Lanal Yogyakarta pada Senin (26/4/2021).

Baca Juga:  Masih Zona Merah Corona, Pemkab Kudus Larang Warga Gelar Lomba HUT RI

Sambutan antusiasme masyarakat untuk mendonasikan hartanya terus meningkat setelah penyerahan donasi tersebut. Karenanya pihak takmir masjid segera mengadakan rapat untuk pengadaan rekening khusus pembelian kapal.

“Harga kapal selam sekelas Nanggala 402 yang diproduksi PT PAL sekitar Rp1,5 triliun,” urai Jazir.

Baca Juga: Sebar Hoax Babi Ngepet di Depok, Adam Ibrahim Diamankan Polisi

  • Bagikan