Berita Duka, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN-SA Meninggal Terpapar COVID-19

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Dr Eni Purwati (Foto: Tangkapan layar facebook/Detik.com)
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Dr Eni Purwati (Foto: Tangkapan layar facebook/Detik.com)

IDTODAY.CO – Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dikabarkan meninggal dunia. Almarhum meninggal dunia, Rabu (10/6) sekitar pukul 20.25 WIB di RSU dr Soetomo Surabaya karena COVID-19.

Terkait dengan kabar tersebut, Rektor UIN-SA Prof Masdar Hilmy membenarkannya. Ia mengatakan bahwa almarhumah meninggal setelah terpapar COVID-19. Tak hanya itu, almarhumah juga diketahui komorbid atau mempunyai penyakit penyerta yakni diabetes.

Baca Juga:  3 Kabupaten dan Kota di Kalbar Masuk Zona Jingga Corona

“Beliau terpapar COVID-19 dari suaminya,” ujar Hilmy saat dikonfirmasi, Kamis (11/6). Sebagaimana dikutip dari detik.com (11/06/2020).

Hilmy juga mengatakan bahwa wanita berusia 55 tahun itu terpapar saat di rumah. Sebab saat ini kampus masih menerapkan work from home (WFH).

“Terpaparnya di rumah. Beliau belum masuk ke kampus sama sekali. UIN-SA sampai saat ini masih menerapkan kerja dari rumah atau WFH,” ujarnya.

Baca Juga:  Pendaftaran Pilwali Surabaya Buka Hari Ini, KPU Wajibkan Paslon Sertakan Hasil Tes Swab

Meninggalnya almarhumah membuat civitas akademi UIN-SA merasa kehilangan. Sebab, semasa hidupnya, almarhumah dikenal baik, santun dan juga humoris. Doa dan tahlil secara daring dilakukan sejumlah civitas akademika.

“Kami sangat kehilangan. Semoga Allah SWT menerima amal baik dan mengampuni dosa-dosanya, dan Insya Allah khusnul khotimah dan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah,” tandasnya.[Aks]