Dibalik Kisah Warga Desa yang Memborong 176 Mobil Ada Mitos dan Kepercayaan Adatnya Lo, Yuk Kepoin!
Warga satu desa borong mobil bersamaan/Foto: Tangkapan Layar

Dibalik Kisah Warga Desa yang Memborong 176 Mobil Ada Mitos dan Kepercayaan Adatnya Lo, Yuk Kepoin!

IDTODAY.CO – Tak menyangka sebelumnya, Desa Sumurgeneng, KecamatanJenu, Kabupaten Tuban mendapat julukan Kampung Miliarder. Gelar yang disematkan itu tak lain tak bukan karena video yang belum lama ini viral lantaran para warganya berbondong-bondong memborong mobil baru dan dikirim secara bersamaan.

Tidak jauh dari sebuah peristiwa yang beredar, pasti ada satu hal yang menarik serta unik. Hal itu diungkap langsung oleh kepala Cabang Auto2000 Tuban, Arie Soerjono. Dealernya itu yang melayani banyak pembelian dari warga Sumurgeneng. Dia mengungkap ada hal unik. Katanya pengiriman unit ke beberapa warga yang membeli mobil tersebut harus berdasarkan kepercayaan adat dan mitos yang berkaitan dengan hari baik dan bahkan sampai jam baik sekalipun.

“Kalau dibilang pengiriman masih jalan terus, karena adat di mereka ada pilih hari baik, mereka menentukan jam, dan hari pengiriman, mereka menentukan semuanya,” kata Arie saat dihubungi detikOto, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga: Kacang Tidak Lupa Kulitnya, Meskipun Dapat Uang Miliaran, Warga Desa Milyalder Tetap Bertani

Tidak hanya warga desa saja yang kejatuhan durian runtuh, tetapi juga delear mobil yang dijadikan jujukkan oleh para warga kampung miliarder tersebut. Arie mengungkap, gara-gara warga membeli mobil di delearnya itu, penjualan mobil di wilayah Jenu cenderung stabil. Karena cabang ini sudah mampu mengirim mobil 130 unit sejak April 2020.

Baca Juga:  Warga Demo Bandara Rahadi Oesman Ketapang Menolak Kedatangan 52 TKA China

“Ini akumulasi dimulai dari April tahun lalu (2020), kemudian kalau Auto2000 Tuban satu-satunya dealer Toyota di Tuban, itu kita sudah jual 130 unit selama April sampai dengan sekarang,” tutur Arie.

Berdasrkan keterangan dan video yang terposting di beberapa media sosial, tidak semua warga mempercayai mitos dan adat yang ada. Makanya di dalam video tersebut, kebahagiaan warga dapat terlihat dari beberapa mobil yang dikirim secara bersamaan. Dan menurut pengakuan Arie, baru pertama kali ini pengiriman mobil dilakukan secara bersamaan dan sampai viral.

“Mereka tidak sensitif dengan tanggal baik, jadi bisa dikirim berbarengan. Yang kemarin (pembelian mobil), baru terkenal sekarang, karena baru yang ini saja baru bisa dikirim bareng,” kata Arie.

Tak tinggal diam, Kades Sumurgeneng, Gihanto membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan perihal warganya yang beramai-ramai membeli mobil baru secara bersamaan itu terlaksana usai menerima uang pembebasan lahan milik mereka dari Pertamina dan Rosneft, perusahaan asal Rusia.

Menurutnya, rata-rata warga mendapatkan uang ganti rugi pembebasan lahan Rp 8 miliar. Lalu ada warga dengan kepemilikan lahan 4 hektare yang menerima Rp 26 miliar.

Baca Juga: Harga Mobil Esemka Produk Indonesia

Di Desa Sumurgeneng ada 840 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan yang lahannya dijual karena masuk penetapan lokasi (penlok) untuk kilang minyak ada 225 KK.

“Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang. Terakhir kemarin ada 17 mobil baru,” kata Gihanto saat dihubungi detikcom, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga:  Wakil Bupati Pidie di Aceh Positif Corona: Masyarakat Jangan Takut Jalani Swab

Baca Juga: Rezeki Nomplok, Dapat 18 Milyar Usai Jual Tanah, Warga Tuban ini Beli 3 Mobil dan Naik Haji Beserta 3 Anggotanya

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.