Ganjar Pranowo Siapkan Lahan Makam Khusus Tenaga Media, Dokter Spesialis: Sungguh Menyakitkan, Kami Ingin Selamat Pak

  • Whatsapp
dokter berlian idris
Dokter Berlian Idris

IDTODAY.CO – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku sakit hati dengan penolakan masyarakat terhadap jenazah tenaga kesehatan yang meninggal akibat menangani pasien Corona.

Ganjar sangat tidak menginginkan terjadi lagi penolakan serupa terhadap tenaga medis yang telah mengorbankan dirinya untuk kesembuhan masyarakat. Karena itu dia sedang menyiapkan lahan Taman Makam Pahlawan khusus tenaga medis yang gugur dalam tugas penanganan Corona.

Bacaan Lainnya

“Masa seorang pejuang yang sudah berjuang ditolak. Ini menyakitkan betul, iki natu ati (bikin sakit hati),” kata Ganjar di rumah dinasnya, Semarang, sebagaimana dikutip dari Detik.com (11/4/2020).

Baca Juga:  Mengurangi Beban Masyarakat, Pemda DIY Mulai Salurkan Bansos Tunai ke 39 Ribu KK Terdampak Corona di Sleman

Ganjar Pranowo telah menghubungi dinas terkait untuk pengurusan tempat dan penyelesaian administrasi terkait pemakaman khusus pahlawan kesehatan itu.

“Saya sudah perintahkan Dinsos dan Kesra untuk mempersiapkan ini. Satu soal tempatnya, kedua soal administrasinya, agar penempatan seseorang di Taman Makam Pahlawan sesuai,” sambungnya.

Ganjar berjanji untuk bisa melakukan eksekusi lahan secepatnya demi menghargai jasa para pahlawan garda depan tersebut.

“Kalau satu dua hari ini selesai proses itu, minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” ucap Ganjar.

Ganjar menginginkan, apabila memungkinkan, para pahlawan tersebut akan dimakamkan di pemakaman pahlawan yang sudah ada. Akan tetapi, apabila lahan sudah penuh, dia akan menyiapkan lahan kosong khusus untuk pahlawan kesehatan itu.

Baca Juga:  Dibalik Kisah Warga Desa yang Memborong 176 Mobil Ada Mitos dan Kepercayaan Adatnya Lo, Yuk Kepoin!

“Kalau ada area eksisting di Taman Makam Pahlawan, maka bisa dipakai. Tapi kalau sudah penuh, kita bisa membuat tempat khusus baru yang dikasih nama Taman Makam Pahlawan khusus untuk mereka,” urainya.

semua yang diupayakan oleh Ganjar pranowo merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap para tenaga kesehatan dan relawan yang sudah gugur dalam upaya membantu pasien suspek Corona di Indonesia.

“Dan mereka tahu, bahwa itu berisiko pada keselamatannya. Kita harus memberikan penghormatan setinggi-tingginya. Saya kira, Taman Makam Pahlawan adalah tempat yang sangat tepat untuk mereka,” pungkasnya.

Namun pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Promono mendapatkan sentilan dari seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Teguran Gubernur, Pemkab Jember Panggil Pejabat yang Tuding Khofifah Lalai

Beliau menyatakan ingin selamat dan tak ingin di makamkan di taman makam pahlawan.

“Ini sungguh menyakitkan. Kami ingin selamat pak @ganjarpranowo
, tidak ada yang ingin dimakamkan di taman makam pahlawan. Tolong lindungi tenaga kesehatan secara maksimal, jangan dulu bicarakan di mana kami akan dimakamkan” Ujar dokter Berlian Idris seperti dikutip dari akun twitternya.

Pos terkait