Gubernur Jabar Meminta Warga Jakarta Jangan ke Puncak: Akan Ada Tes Corona

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/Net (Foto: Rmol.id)
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/Net (Foto: Rmol.id)

IDTODAY.CO – Menyikapi banyaknya pergerakan lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil bakal melakukan pengetesan corona secara acak di kawasan tersebut. Emil juga mengatakan bahwa  pengunjung yang datang ke Puncak didominasi warga Jakarta

“Kita akan mengetes daerah Puncak, jadi saya imbau warga Jakarta jangan dulu ke Puncak karena kita amati pergerakan lalu lintas banyak mobil dengan pelat Jakarta, kami sedang memastikan agar penahapan pariwisata ini dimulai dari warga lokal dulu dan belum warga di luar Jabar,” kata Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Selasa (16/6). Sebagaimana dikutip dari kumparan (16/06/2020)

Baca Juga:  Ridwan Kamil Sebut PSBB Di Bodebek Pasti Diperpanjang 14 Hari

“Jadi mohon maaf kami akan melakukan random sampling terhadap orang-orang yang weekend akan datang ke daerah Puncak di Kabupaten Bogor, nanti akan dikoordinasikan oleh Ops dari Polda bekerja sama,” lanjut dia.

Selain itu, email juga mengaku pihaknya akan melakukan tes dengan menyasar pasar tradisional di Jabar.

Sebagaimana diketahui, ada 700 pasar yang akan disasar untuk dilakukan tes. Lebih lanjut, tes juga akan dilakukan di stasiun KRL.

Baca Juga:  Viral Surat Rencana Pembongkaran Masjid di Banyumas

“Kemudian kita akan lakukan pengetesan di stasiun KRL, kenapa? Kan mal di Jakarta sudah buka dan kantor sudah buka, traffic kereta juga naik lagi, nah kita akan random sampling juga. Jadi random sampling Minggu ini di pasar-pasar, di daerah pariwisata khususnya puncak dan di stasiun KRL yang menjadi commuter antara Bogor-Jakarta, Depok-Jakarta dan Bekasi-Jakarta,” ujar dia.

Hanya saja, Ridwan Kamil tidak menjelaskan secara detail tes seperti apa yang akan digelar di kawan Puncak. Begitu juga dengan metode pengetesannya.[Aks]

Baca Juga:  Ada Nakes Positif Corona, Puskesmas Wirobrajan dan Puskesmas Gedongtengen Ditutup Sementara