Ironis, Satu Keluarga “Tetangga” Bupati Pandeglang Tinggal di Rumah Ambruk

Ironis, Satu Keluarga "Tetangga" Bupati Pandeglang Tinggal di Rumah Ambruk
Satu keluarga di Pandeglang tinggal di rumah ambruk,(Foto: vivanews/Yandi Deslatama)

IDTODAY.CO – Satu rumah reyot dan tidak layak huni terpaksa menjadi tempat tinggal Lia Marliani (41), Riki Rudianto (40) dan empat anaknya.

Eumah tersebut berada  di Kampung Kadu Banen, Kecamatan Pandeglang, Pandeglang, Banten. Berjarak hanya satu kilometer dari kantor Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Bacaan Lainnya

Rumah yang ambruk tahun 2018 lalu karena bencana pohon tumbang, hingga kini rumah tersebut dibiarkan apa adanya karena tak ada biaya untuk merenovasi.

“Kena angin 2018, kena bencana, pohon klengkeng dibelakang rumah rubuh kena rumah. Belum bisa ngebetulin karena kepentok sama biaya anak sekolah. Jadi di diemin aja. Keropos kali yah, rubuh makanya. (Kalau hujan) kebanjiran, panas kepanasan, basah semua kasur. Untuk sementara atapnya pakai terpal dulu supaya air hujan tidak terlalu masuk,” kata Lia Marliani (41) saat ditemui dikediamannya, sebagaimana dikutip dari Vivanews.com (23/5/2020).

Mirisnya lagi, mata pencaharian mereka yang sehari-hari berdagang nasi uduk harus berhenti selama  covid-19 melanda Banten dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Selama masa tersebut, kehidupan mereka hanya ditopang oleh ditopang tetangga dan saudara mereka perduli dengan memberikan bantuan, baik dalam bentuk sembako maupun makanan  untuk dimakan bersama keluarga Lia dan Riki.

Si suami juga tidak bekerja, lantaran kontraknya tidak diperpanjang oleh sebuah SPBU di dekat rumahnya sejak tahun 2018. Masyarakat disekitar kampungnya pun mengeluarkan zakat fitrah untuk keluarga Lia dan Riki, agar bisa berlebaran.

“Kalau makan ada dari saudara pada ngasih, kebetulan bulan puasa pada ngasih zakat uang. Kalau dari yang lain enggak ada penghasilan,” tegasnya.

Rumah mereka yang berdekatan dengan Pendopo Bupati Pandeglang, tidak bisa menyelamatkan Lia dan suami. Mereka mengaku tidak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Karena covid saya enggak dagang, suami enggak kerja. Saya harapnya dapet bantuan covid juga, soalnya kan saya juga enggak dapat PKH, BLT juga,” urainya.[Brz]

Pos terkait