Kata Kemenag Kalteng soal Izin Salat Id di Masjid: Itu Sepenuhnya Kewenangan Pemda

  • Whatsapp
Kata Kemenag Kalteng soal Izin Salat Id di Masjid: Itu Sepenuhnya Kewenangan Pemda
Ilustrasi Salat Idul Fitri Berjamaan,(Foto: Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

IDTODAY.CO – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui surat edarannya beberapa waktu lalu sudah secara jelas dikatakan agar masyarakat khususnya kaum muslim untuk menggelar Salat Id di rumah saja. Hal ini mengingat karena saat ini masih terjadi pandemi COVID-19.

Hanya saja, ada sebagian kepala daerah  di Kalteng dalam satu dua hari ini mengizinkan umat muslim di daerahnya menggelar Salat Id berjemaah. Misalnya Kabupaten Kapuas yang Bupatinya mengizinkan Salat berjemaah di Masjid atau tempat umum namun tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19.(Bdk. Antara Rabu 20/5).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Jalan Licin, Ambulans di Bengkulu Tergelincir ke Parit, 1 Pasien Tewas

Terkait dengan hal itu, Kabag Umum dan Humas Kemenag Kalteng Gondo Utomo mengatakan Kementerian Agama hanya sebatas melakukan imbauan dan memberikan pertimbangan.

“Jika ada pemerintah daerah yang mengizinkan pelaksanaan Salat Idul Fitri secara berjemaah ditempat umum, maka itu sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah setempat. Kira-kira seperti itu,” ujar Gondo saat dihubungi awak media, Kamis (21/5). Sebagaimana dikutip dari kumparan (21/05/2020).

Baca Juga:  Tanggerang Usulkan Perpanjangan Masa PSBB

Ia juga menambahkan bahwa surat edaran Menteri Agama tentang panduan ibadah di bulan Ramadhan dan Idul Fitri hanya pedoman dan tidak mengikat secara hukum.

“Artinya bahwa disini kami memberikan ruang bagi Fatwa MUI dan sejenisnya yang kemudian dalam Fatwa MUI pusat dan surat MUI Provinsi juga telah memberikan pedoman bagi pelaksanaan Salat Idul Fitri di rumah dalam suasana pandemi COVID-19,” terang Gondo.

Baca Juga:  Viral Kisah Nenek Sukiyah: 27 Tahun Hidup Sendiri dan Tak Terawat

Kemudian, ketika ditanya soal beberapa daerah yang sebelumnya sudah mengizinkan Salat berjemaah di Masjid dan diluar ruangan, Gondo mengatakan sudah terdapat beberapa daerah yang sudah kembali memutuskan untuk Salat di rumah.

“ Informasi terbaru, Kapuas memutuskan untuk Salat Idul Fitri hanya di rumah saja. Begitupun dengan Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujarnya saat dihubungi awak media.

“Nanti kalau ada penambahan data dari daerah terkait mana yang mengizinkan Salat Idul Fitri berjemaah di tempat umum dan mana yang tidak akan kita kabarin ya,” tutupnya.[Aks]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.