Pemprov Jabar Bakal Terapkan New Normal Mulai 1 Juni

  • Whatsapp
Pemprov Jabar Bakal Terapkan New Normal Mulai 1 Juni
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerima bantuan untuk penanganan COVID-19 dari berbagai pihak di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020). (Foto: ANTARA/Dok Humas Pemprov Jabar)

IDTODAY.CO – Provinsi Jawa Barat akan mulai memberlakukan new normal atau kehidupan normal yang baru pada tanggal 1 Juni mendatang. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia mengaku untuk pekan ini pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

“Ya, kita akan mulai kurang lebih di hari Senin, jadi hari Rabu ini sampai Minggu kita sosialisasi,” kata dia di Mapolda Jabar, Rabu (27/5). Sebagaimana dikutip dari kumparan (27/05/2020).

Bacaan Lainnya

Baca Juga:  Seorang Dokter Meninggal Dunia Akibat Corona Setelah Jemput Walkot Bogor

Pada pekan ini juga, lanjut Emil, institusi kepolisian dan TNI bakal mengukur jumlah penempatan personel di titik keramaian seperti mal.

Kepada para media, Emil meminta agar mensosialisasikan kepada masyarakat terkait rencana penerapan new normal di Jabar.

“Pak Kapolda butuh waktu untuk mengukur jumlah pasukan di mal, yang tadinya di mal enggak ada TNI dan Polri kan karena perintah presiden selama 14 hari harus ada dulu melatih disiplin kan harus dihitung ya. Itu butuh waktu sampai Minggu kita melakukan pemetaan itu,” ucap dia.

Lebih lanjut Emil mengatakan bahwa new normal akan diterapkan dengan didasarkan atas level kewaspadaan di tingkat kelurahan. Nantinya, terdapat level hitam hingga hijau di kelurahan yang ditentukan wali kota ataupun bupati kemudian dirilis oleh Pemprov secara online.

Baca Juga:  Anggota DPR Komisi IX Ingatkan Pemerintah: Bercermin dari Korsel, New Normal Bisa Picu Gelombang Kedua Corona

Hanya pusat keramaian di level biru dan hijau yang diperkenankan dibuka.

“Zona biru atau zona hijau di level kelurahan-kelurahan, Bandung juga melakukan itu. Memang rumit harus dicek dulu tapi logikanya yang hitam dan merah tidak boleh ke kuning, biru, dan hijau. Intinya, kita tidak lagi melakukan manajemen skala makro, jadi sudah diputuskan tadi bahwa mulai Minggu ini manajemen kita skala mikro,” papar dia.

“Minggu ini nanti saya rilis online ya kelurahan mana yang sudah kuning, biru dan hijau. Mudah-mudahan lah jadi percontohan. Kita juga capek dan melelahkan tapi kita harus optimis. Hasil tidak membohongi proses lah,” pungkas dia.[Aks]

Pos terkait