Polda Jateng Sebut Kapolsek Penabrak Rumah Warga sebagai Korban

TKP kecelakaan di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Senin (25/05) malam. FOTO/iNews/Musyafa Musa
TKP kecelakaan di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Senin (25/05) malam. FOTO/iNews/Musyafa Musa

IDTODAY.CO – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang Kapolsek di Rembang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Polisi tersebut kini dalam pemeriksaan petugas Propam Polda Jateng.

Kecelakaan itu bermula saat mobil Isuzu Panther bernopol L 1576 GK yang dikendarai Kapolsek Gunem Iptu S hendak berangkat bertugas. Semula kendaraan yang dipacu warga Desa Wonokerto, Kecamatan Sale, Rembang ini berjalan lancar.

Namun, saat tiba di lokasi kejadian tepatnya Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, mendadak kendaraan oleng hingga menabrak rumah warga bernama Samadi. Benturan keras tak hanya menghancurkan teras rumah Samadi, tetapi menghantam keras anggota keluarganya.

Baca Juga:  Terapkan PSBB, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Biru

Cucu Samadi yang balita tewas. Sedangkan istrinya, Yasri, menderita luka parah dan dilarikan ke Puskesmas Pamotan. Namun, nyawa perempuan itu tak bisa diselamatkan setelah dirujuk ke RSUD dr R Soetrasno Rembang.

“Karena mengingat seorang anggota Polri tentu dari Propam Polda juga melakukan pemeriksaan terhadap korban (Kapolsek),” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Rabu (27/5/2020).

Dia menyatakan, meski sebagai pegendara yang menabrak rumah warga hingga mengakibatkan dua nyawa melayang, tapi Kapolsek juga disebut sebagai korban. Sementara pemeriksaan untuk mengetahui faktor kelalaian atau kesengajaan.

Baca Juga:  Petugas Gabungan TNI-Polri Razia Masker di Warung Kopi di Surabaya

“Kalau kecelakaan itu semuanya korban. Karena tidak ada seorang pun yang mau celaka,” katanya. “Untuk anggota Polri masih dalam pemeriksaan dan pendalaman. Apakah ada unsur kelalaian atau ada unsur kesengajaan,” katanya.

Akibat peristiwa itu, Polres Rembang memberikan santunan kepada keluarga korban termasuk biaya perbaikan rumah. “Kemudian membantu proses pemakaman, takziah setiap hari, kemudian proses asuransi juga akan dibantu,” katanya.

Baca Juga:  Heboh, Warganet Mengaku Iri Pada Jemaah Salat Jumat Meninggal saat Sujud

Sumber: Sindonews.com