Polisi Beberkan Fakta Soal Babi Ngepet di Depok

  • Whatsapp
Polisi Beberkan Fakta Soal Babi Ngepet di Depok
Babi yang bikin geger warga diamankan di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021).(TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

IDTODAY.CO – Publik kota Depok Jawa Barat dihebohkan dengan penangkapan hewan babi yang diduga jelmaan atau biasa dikenal dengan istilah babi ngepet. Hewan itupun kemudian disembelih warga pada Selasa siang, 27 April 2021.

Nabi tersebut berhasil ditangkap warga setelah berulang kali berhasil melepaskan diri. Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Rio Mikael Tobing menegaskan, sampai saat ini fakta yang ditemukan pihaknya adalah hewan tersebut murni babi.

“Kalau terkait temuan babi kita bicara faktanya,” katanya sebagaimana dikutip dari Viva.co.id (28/4/21).

Rio mengakui, ia sempat menerima laporan ada warga yang menangkap seekor babi yang diduga babi ngepet.

“Nah terkait dengan penanganannya karena dikhawatirkan timbul kerumanan massa akhirnya kita lakukan pembubaran, sebab sekarang masih pandemi COVID-19,” ujarnya.

Baca Juga:  Gelar Aksi Protes RUU HIP, Ormas se-Jakarta Barat Bakar Bendera PKI

Baca Juga: Sulap Motor Matic Menjadi Motor Listrik, Proses Dua Bulan Dan Biaya Segini!

Kemudian, pada warga yang menangkap ia mengimbau terkait dengan penanganan akhirnya disepakti babi itu untuk dieksekusi siang hari dan dimakamkan di sekitaran rumah yang melakukan penangkapan.

“Soal adanya warga yang sering kehilangan uang kita belum dapat laporannya. Kita pun baru tahu katanya ada yng sering mengalami pencurian. Nah ini akan kami lakukan patroli secara rutin,” ujarnya

Lebih lanjut Rio mengatakan, tidak ditemukan keanehan pada babi tersebut. Hal tersebut didasarkan pada fakta yang berhasil ditemukan pihak kepolisian.

“Secara fisik kondisi babi saat kami temukan babi normal seperti babi hutan dan ukurannya sudah kecil. Kalau ada yang bilang dari besar terus mengecil faktanya saat anggota ke sana ditemukan kecil,” jelasnya

Baca Juga:  Sebanyak 135 Tenaga Medis Positif Corona di Jawa Timur

Rio menegaskan, pihaknya tak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat.

“Kita belum bisa menyimpukan karena faktanya yang kami temukan hanya seekor babi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rio pengen tahu masyarakat atau tidak menimbulkan kegaduhan dalam menanggapi fenomena menghebohkan tersebut.

“Kami imbau warga tetap tenang, kondusif, jangan sampai menimbulkan kekisruhan dan kerumanan. Apabila ada yang merasa kecurian agar segera menghubungi aparat supaya segera ditangani” pungkasnya.

Baca Juga: Keluarga Babi Ngepet di Depok Datangi Tokoh Agama, Idzin Bawa Pulang Jenazah Kalau Berubah Wujud

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.