Sejumlah Pedagang Terkonfirmasi Positif Corona, Pasar Palmerah Ditutup 3 Hari

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan pers usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan pers usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

IDTODAY.CO – Sebanyak 9 pedagang di pasar Palmerah, Jakarta Barat, dinyatakan positif Corona. Akibatnya, Pasar Palmerah akan ditutup tiga hari mulai besok.

“Sembilan orang (yang positif) itu semuanya pedagang Pasar Palmerah,” kata Camat Tanah Abang saat dikonfirmasi, seperti dikutip dari detik.com (24/06/2020) yang melansir dari Antara, Rabu (24/6).

Bacaan Lainnya

Sejumlah pedagang tersebut dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rangkaian pemeriksaan tes usap atau swab test dari Puskesmas Tanah Abang. Pada pemeriksaan tes COVID-19 massal di Pasar Palmerah itu didapatkan hasil, dari 93 pedagang yang mengikuti tes cepat, 2 di antaranya reaktif sehingga dilanjutkan ke tahapan tes usap.

Dalam pemeriksaan itu sebanyak 54 pedagang langsung menjalani tes usap karena memiliki penyakit penyerta (komorbid) ataupun telah berusia lanjut. Dari pemeriksaan 54 pedagang itu, didapati 9 di antaranya terkonfirmasi positif COVID-19.

Atas dasar itu, Kecamatan Tanah Abang memutuskan menutup pasar selama tiga hari sesuai aturan yang telah disepakati bersama Perumda Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional di ibu kota.

“Nanti akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, bisa dari pihak Damkar, PMI, ataupun Perumda Pasar Jaya,” kata Yassin.

Sementara itu, Asisten Manajer Area II Perumda Pasar Jaya Agus pun membenarkan soal penutupan sementara Pasar Palmerah terkait temuan 9 orang positif COVID-19.

Penutupan pasar akan dimulai dari besok hingga tiga hari kedepan. Pasar akan kembali beroperasi dengan protokol kesehatan yang lebih ketat pada Minggu (28/6).

“Nanti juga akan diperketat protokol kesehatan di pasar,” ujar Agus saat dihubungi.[Aks]

Pos terkait