Selama Masa Transisi New Normal, Khofifah Imbau Warga Malang Raya Disiplin Protokol COVID-19

Khofifah Sebut Tim Epidemiologi Sudah Kaji Wacana PSBB Tingkat Provinsi Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

IDTODAY.CO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada warga Malang Raya agar selama masa fase transisi tetap mengikuti pedoman protokol kesehatan secara ketat.

“Perlu penguatan disiplin protokol kesehatan, karena Malang Raya sudah hari pertama transisi pasca PSBB,” ujar Khofifah kepada wartawan usai rakor di kantor Bakorwil Malang Jalan Terusan Ijen, Kota Malang, Minggu (31/5). Seperti dikutip dari detik.com (31/05/2020).

Baca Juga:  19 Pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan Sembuh dari COVID-19

Khofifah berharap agar sema fase ini, masyarakat tetap mengedepankan langkah-langkah pencegahan untuk tidak terpapar virus Corona. Meski didorong untuk tetap produktif di tengah pandemi.

Adapun perilaku disiplin yang harus diperkuat oleh warga Malang Raya di antaranya adalah, tetap menggunakan masker pada saat berada di luar rumah, tetap menjaga jarak, dan mematuhi seluruh protokol kesehatan.

“Masyarakat di Malang Raya yang produktif, sekarang bisa lari kencang, produktif, tapi tetap aman. Kata kuncinya adalah, produktif dan aman. Kedisiplinan harus dikawal dan dipatuhi semua pihak,” tegas Khofifah.

Baca Juga:  Kabar Duka, Adik Ipar Khofifah, Ahmad Fauzi, Meninggal karena Corona

Sedangkan fase transisi akan berjalan selama 7 hari pasca penerapan PSBB yang berakhir 30 Mei 2020 lalu. Kelonggaran akan diberikan. Seperti dimulainya pembukaan pusat perbelanjaan, area publik, obyek wisata, restoran, namun tetap dengan mengedepankan protokol COVID-19. Fase transisi juga menjadi ujian kedisiplinan warga sebelum melangkah ke new normal.[Aks]