Soal Penanganan Corona, Kang Emil Perintahkan Walkot Bekasi Meniru Kebijakan Anies Baswedan

Ridwan Kamil dan Anies Baswedan
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto Fakta.news)

IDTODAY.CO – DKI Jakarta di “daulat” menjadi epicenter penyebaran virus Corona. Untungnya, kesigapan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mampu menjadi “suplemen” bagi masyarakat Jakarta yang sedang berjuang menanggulangi penyebaran virus Corona.

Anies Baswedan memang terdepan dalam mengeluarkan kebijakan strategis terkait penanganan virus tersebut. Mulai dari membuat situs pengaduan hingga penutupan salat Jumat dilakukan oleh Anies.

Selain Jakarta ke Bekasi juga menjadi salah satu kota yang memiliki kasus suspek Corona dengan jumlah juga mengkhawatirkan dengan situasi dan kondisi yang hampir mirip dengan Jakarta.

Baca Juga:  TKA Asal Tiongkok Meninggal di Morowali, Bekerja Di PT Dexin Steel Indonesia

Melihat fakta tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memerintahkan Rahmat Effendi selaku Wali Kota Bekasi untuk meniru semua kebijakan DKI Jakarta.

“Arahan saya pada Wali Kota Bekasi yang pertama, kebijakan yang ada di Jakarta itu tolong di-copy, karena situasinya persis, kotanya padat kemudian statistik jumlah ODP (orang dalam pemantauan) juga tertinggi, sehingga dilakukan hal yang sama,” kata Kang Emil seperti dipantau di siaran langsung Instagram @pikobar_jabar, sebagaimana dikutip dari Kompas.com (22/3/2020).

Baca Juga:  Perayaan Paskah, Mahasiswa Muslim di Ciamis Bagikan Bunga di Gereja

Di antara kebijakan yang yang paling direkomendasikan oleh kang Emil adalah penutupan kantor-kantor selama masa kritis dan mengganti dengan kerja dari rumah.

“Artinya minggu ini saya rekomendasi arahan kepada Pak Wali untuk tidak ada kantor-kantor yang melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti halnya di Jakarta mulai Senin sampai seminggu di masa kritis,” ucap Emil.

Emil menambahkan, di Jawa Barat persebaran kasus

Baca Juga:  Anak Buah Jokowi Tersinggung karena Anies Lebih Sukses Tangani COVID-19
Covid-19 terjadi di kota-kota satelit Jakarta, yaitu Bekasi, Bogor dan Depok.

Malahan, 41 pasien dari 55 kasus suspek Corona di Jawa barat terdapat di 3 kota besar tersebut.

Kang Emil berharap, kebijakan tersebut dapat ditaati oleh masyarakat dengan tetap berada di rumah untuk memutus penyebaran virus Corona di Jawa barat. Sampai berita ini diturunkan, terdapat 514 kasus positif virus corona di Indonesia.(kps/br)