Stasiun Bogor Dipadati Penumpang Hingga Terjadi Antrean Panjang, Ini Penjelasan PT KCI

Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

IDTODAY.CO – Lokasi stasiun Bogor dipadati penumpang pada Senin pagi kemarin, bahkan antrean penumpang mengular ke area parkir. Terkait hal itu, PT KCI menjelaskan, meskipun kepadatan terjadi, namun para penumpang tetap tertip mengikuti arahan petugas.

“Pada penerapan PSBB transisi pekan ketiga, situasi di sejumlah stasiun pada Senin (22/6) pagi ini kembali terlihat antrean pengguna, namun masih dapat mengalir dan terlayani untuk bergerak ke peron dan kereta. Para pengguna jasa juga dengan tertib mengikuti arahan petugas untuk jaga jarak dan berdiri sesuai marka,” kata VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba kepada wartawan, Senin (22/6). Sebagaimana dikutip dari detik.com (23/06/2020).

Bacaan Lainnya

“Seperti halnya di Stasiun Bogor, antrean pengguna KRL sudah tampak sejak pukul 05.00 hingga pukul 07.30,” sambungnya.

Ia menambahkan, menjelang siang pengguna KRL di Stasiun Bogor mencapai belasan ribu. Angka tersebut meningkat dibanding dengan Senin pekan lalu.

“Di Stasiun Bogor misalnya, hingga pukul 11.00 tercatat yang masuk stasiun untuk menggunakan KRL sejumlah 12.896 pengguna. Angka ini bertambah 9% dibanding Senin lalu. Pengguna mengantre dengan tertib hingga selasar dari area parkir stasiun. Untuk melayani antrean transaksi yang menggunakan Tiket Harian Berjaminan (THB) di Stasiun Bogor, petugas mengoperasikan tiga loket portabel yang diletakkan di area parkir stasiun,” ujar Anne.

Alasan meningkatnya jumlah penumpang, menurut Anne, karena dimulainya aktivitas warga di pusat-pusat kegiatan. Dia berharap ada kerja sama yang baik dengan pengguna.

“Peningkatan pengguna KRL ini sejalan dengan sudah mulai beraktivitasnya kembali sejumlah kegiatan, baik perkantoran maupun perniagaan seperti toko, mal, dan tempat pariwisata maupun hiburan. PT KCI berharap kerja sama dari pengguna untuk dapat merencanakan waktu perjalanannya,” imbuh Anne.[Aks]

Pos terkait