Temukan Tas TNI yang Jatuh di Exit Tol, Bapak dan Anak Ini Dipenjara

  • Bagikan
Temukan Tas TNI yang Jatuh di Exit Tol, Bapak dan Anak Ini Dipenjara
Temukan Tas TNI yang Jatuh di Exit Tol, Bapak dan Anak Ini Dipenjara (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

IDTODAY.CO – Bapak dan anak warga Gayamsari, Semarang dipenjara usai menemukan tas TNI yang jatuh d exit tol. Rupanya, keduanya justru menghabiskan uang dalam tas tersebut tanpa berniat mengembalikan.

Kini keduanya harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Boyolali. Kedua tersangka dijerat pasal pencurian dengan hukuman 4 tahun penjara.

Kejadian bermula saat korban yang merupakan anggota TNI membayar tol. Karena kaca pintu mobil macet korban membuka pintu, namun ternyata tasnya terjatuh.

Baca Juga:  Sering Menista Agama, MTKAAM Cabut Status Orang Minang Ade Armando

Setelah berjalan beberapa kilometer, korban mencari tasnya namun tidak ada. Kemudian melaporkan ke Polres Boyolali. Dari keterangan para saksi dan kamera CCTV di exit tol, tas tersebut diambil oleh kedua tersangka.

Tim Sapu Jagat Satreskrim Polres Boyolali langsung melakukan penangkapan terhadap dua pelaku di rumahnya di wilayah Gayamsari Semarang. Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan sebuah truk sebagai barang bukti.

Baca Juga:  Berita Duka, Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi Meninggal Dunia

Aksi Pencurian Motor di Rawamangun Terekam CCTV

Aksi pencurian sepeda motor di salah satu tempat makanan siap saji kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, terekam CCTV.

KBO Satreskrim Polres Boyolali, Iptu Wikan Sri Kadiyono mengatakan, saat kejadian itu korban mau bayar tol dengan e-Tol. Tapi kebetulan kaca pintu macet, sehingga korban membuka pintu setelah itu tanpa sadar langsung pergi.

“Begitu dalam perjalanan ternyata tas korban berisi barang-barang berharga dan surat-surat penting ternyata sudah tidak ada. Dan korban datang ke Polres Boyolali melaporkan kejadian tersebut,” kata Iptu Wikan, Senin (5/4/2021).

Baca Juga:  Pendemo Sempat Sweeping TKA China yang Baru Tiba di Sultra

“Dari laporan tersebut kami memerintahkan tim sapu jagat olah TKP dan kami mendapatkan petunjuk dari CCTV siapa yang mengambil barang. Pelakunya bapak dan anak yang berprofesi sebagai sopir truk dan kernet,” katanya.

Sementara, tersangka berinisial I mengaku tidak mengembalikan tas yang ditemukan karena uang yang ada di dalam tas telah habis dibagi dua untuk makan dan membayar utang.

“Uangnya saat itu masih utuh. Uangnya saya bagi berdua untuk sarapan dan saya gunakan bayar utang,” kata tersangka.

Baca Juga:  Risma Jangan Lagi Berkelakar Soal Zona Merah Di Surabaya Yang Dikhawatirkan Seperti Wuhan

Baca Juga: Islamofobia, Paradok Perlawanan Ter*risme Global

Sumber: inews.id

  • Bagikan