Usai Gagal Usung Anwar-Pasha, Kini Demokrat Usung Rusdi-Ma’mun di Pilgub Sulteng

Usai Gagal Usung Anwar-Pasha, Kini Demokrat Usung Rusdi-Ma'mun di Pilgub Sulteng
Plt Ketua DPD PD Sulawesi Tengah Kamhar Lakumani didampingi Sekretaris DPD Sulteng saat memberikan SK rekom dan B1-KWK pada pasangan Rusdi Mastura-Mamun Amir pada Pilgub Sulawesi Tengah. (Foto: Istimewa)

IDTODAY.CO – Partai Demokrat gagal mengusung pasangan Anwar Hafid- Sigit Purnomo Said atau Pasha eks ‘Ungu’ di Pilgub Sulteng. Plt. Ketua DPD PD Sulawesi Tengah, Kamhar Lakuman mengatakan saat ini Demokrat mengusung Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir.

“Setelah gagal mengusung kader sendiri, Partai Demokrat kemudian mengusung pasangan Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir,” kata Plt. Ketua DPD PD Sulawesi Tengah, Kamhar Lakumani, dalam keterangannya, Minggu (6/9). Seperti dikutip dari detik.com (06/07/2020).

Bacaan Lainnya

Diketahui, sebelumnya Rusdi-Ma’mum diusung tujuh partai politik pengusung yakni Nasdem, Hanura, PKB, Golkar, Perindo, Garuda, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kini, Demokrat masuk, dan menyebut PAN, dan PPP pun masuk dalam barisan pengusung.

“Kami optimis pasangan ini akan memenangkan kontestasi Pilgub Sulteng, apalagi tiga partai yang sebelumnya berkoalisi untuk pasangan Anwar-Sigit, kompak beralih kepasangan ini,” ucap Sekretaris Bappilu DPP Partai Demokrat tersebut.

Kamhar mengatakan bahwa partai Demokrat kecewa atas gagalnya pasangan Anwar Hafid-Pasha Ungu. Namun, kegagalan itu dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Gagalnya Demokrat mengusung Anwar Hafid-Pasha Ungu karena kekurangan dua kursi DPRD Sulteng, dari sembilan kursi yang menjadi syarat pencalonan.

Tiga partai pengusung hanya memperoleh 7 kursi DPRD yaitu, Demokrat 4 kursi, PAN 2 kursi dan PPP 1 kursi.

“Mengutip slogan Mas Ketum AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dalam kontestasi politik, ‘sometimes we win, sometimes we learn’. Selalu ada hikmah yang terkandung pada setiap peristiwa. Bagi Partai Demokrat Sulawesi Tengah, ini menjadi imperatif untuk meningkatkan jumlah kursi di DPRD Provinsi Sulteng pada Pileg 2024 nanti, agar peristiwa ini tak terulang,” ucapnya.

“Tentunya tak mudah menerima kenyataan atas kegagalan ini, apalagi hanya kurang 2 kursi lagi dikala hasil survei dari berbagai lembaga survei menempatkan pasangan Anwar Hafid & Sigit Purnomo Said (AS) menempati posisi teratas dengan selisih yang signifikan di atas 10%,” ujar Kamhar.

“Semenjak bersepakat untuk jalan bersama pada Maret lalu, pasangan AS, terus mengalami trend kenaikan secara konsisten,” ujarnya.[detik/aks/nu]

Pos terkait