Viral, Polisi Turun Tangan Telusuri Kasus Penculikan Siswi SMA Di Garut

  • Bagikan
Viral, Polisi Turun Tangan Telusuri Kasus Penculikan Siswi SMA Di Garut
Ilustrasi orang hilang. (Ilustrator: Mindra Purnomo)

IDTODAY.CO – Polisi turun tangan menyelidiki kejadian viral terkait Siswi SMA asal Kabupaten Garut dikabarkan menjadi korban penculikan.

Hingga kini, pencarian perempuan tersebut terus dilakukan namun belum membuahkan hasil yang memuaskan.

 “Belum (ditemukan). Belum ada komunikasi karena handphone-nya mati (tidak aktif),” ucap E, ayah gadis tersebut, sebagaimana dikutip dari Detik.com (9/3/2021).

Baca Juga: Viral, Bikin Nangis Mama, Wanita Ini Berhasil Edit Foto Sang Ayah Seperti Hidup

Baca Juga:  Meskipun Dilengkapi Surat Bebas Covid-19, Gubernur dan DPRD Sultra Tolak 500 TKA China

Siswi kelas 1 SMA tersebut dinyatakan hilang pada Minggu (7/3). Gadis ini meminta tolong kepada teman dan mengabari seorang saudaranya bahwa dibawa pria dewasa menggunakan mobil putih.

Info gadis berusia 17 tahun yang diduga diculik ini ramai dibahas di media sosial.

Tangkapan layar percakapan siswi SMA itu viral di media sosial. Pihak keluarga membenarkan terkait percakapan via WhatsApp (WA) antara gadis dengan teman dan saudaranya. Keluarga sudah mencarinya ke sejumlah lokasi.

Baca Juga:  Ini Penjelasan PLN Soal Warga Depok yang Protes Kenaikan Listrik

“Sudah kita cari sampai ke Bandung,” kata E.

Polisi turun tangan menindaklanjuti kejadian ini. Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan orang tua gadis itu sudah datang dan berkonsultasi dengan polisi.

“Sudah buat laporan tadi, orang tua sudah datang ke kami,” ucap Muslih saat dikonfirmasi.

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul Ipda Wahyono Aji mengatakan, Polisi sudah berupaya menelusuri dan mengecek lokasi diduga hilangnya gadis ini, termasuk ke tempat bimbel.

Baca Juga:  Surabaya Dan Sebagian Sidoarjo Dan Gresik Sepakat Ajukan PSBB

Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam percakapan terakhir dengan temannya, siswi SMA itu mengaku sempat mengikuti bimbingan belajar (bimbel) di Kecamatan Tarogong Kidul.

“Hasil dari keterangan bapaknya, memang hingga saat ini anaknya belum pulang. Untuk tempat bimbingan belajar yang disebut tempat terakhir yang dikunjungi korban sebelum hilang memang betul ada di wilayah hukum kita. Sudah kita cek ke lokasi,” katanya.

Baca Juga:  Karena Pandemi, Bupati Mamuju Tiadakan Sholat Idul Fitri Berjamaah

Baca Juga: Yuk Intip Cara Mengklaim BST Bansos Kemensos Senilai Rp 1,2 juta

  • Bagikan