Wow, Super Kaya, Orang Ini Bangun Mushola Super Mewah dan Beri Reward Motor Bagi 60 kuli

  • Whatsapp
Wow, Super Kaya, Orang Ini Bangun Mushola Super Mewah dan Beri Reward Motor Bagi 60 kuli
Pengurus menunjukkan emas batangan pada teras Musala Darul Iman Attauhid di Kampung Karokrok, Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Karawang, Selasa (16/3/2021).(Foto: KOMPAS.COM/FARIDA)

IDTODAY.CO – Haji Sugandi yang dikenal sebagai ‘sultan’ asal Subang dan punya kekayaan luar biasa membuat publik tajuk dengan membagi-bagikan 60 motor pada semua kuli yang ikut membangun mushola super mewah miliknya.

Moshola super mewah tersebut diberi nama mushala Darul Iman Attauhid di Kampung Karokrok, Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  4 Kabupaten Di Sumut Masuk Kategori Tertinggal, Ini Kata Gubernur Sumut

Baca Juga: Bacalah Al-Qur’an, Niscaya Terpelihara dari Segala Kesusahan Dunia Akhirat

Haji Sugandi adalah pemilik Yayasan Putra Galunggung Darul Iman Attauhid sekaligus panti sehat penyembuhan orang dengan gangguan jiwa dan rehabilitasi pecandu narkoba.

Mushala tersebut mendapat gelar sebagai masalah mewah lantaran dinding dan lantainya berlapiskan marmer, bahkan ada emas batangan yang tertanam di lantainya loh.

Tak tanggung-tanggung, biaya pembangunan mushala mewah ini tembus hingga Rp 11 miliar.

Baca Juga:  3 Orang Provokator Penolakan Jasad Perawat Korban Corona Ditangkap

Bahkan, kemewahan moshola tersebut tidak cukup sampai di situ, para kuli yang berjumlah 60 orang mendapatkan bonus sepeda motor seharga Rp 14 juta rupiah dari si empunya mushola super mewah tersebut. Sebagaimana dikutip dari kompas.com (18/3/2021).

Diketahui motor yang dibagikan Haji Sugandi untuk ke-60 kulinya adalah motor bebek Honda Revo.

Mushala mewah ini dibangun sejak 2014 hingga 2017. Sedangkan kompleks mushala mewah ini dibangun di lahan seluas 5.000 meter persegi

Baca Juga:  Dihajar Impor, Jeruk Petani Lembang Dibiarkan Membusuk di Kebun

Anehnya, Mushala ini juga menyediakan tempat beribadah bagi umat non muslim, taman, dan tempat istirahat. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, mushala ini dibangun untuk menumbuhkan rasa nyaman saat beribadah dan bukan untuk menunjukkan kemewahan.

Baca Juga: Cegah Generasi Lemah, MUI Deklarasikan Gerakan Nasional Pendewasaan Usia Perkawinan

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.