Ini Dia Sumber Kekayaan Baru Senilai Tambang Emas Versi Sri Mulyani

  • Whatsapp
Ini Dia Sumber Kekayaan Baru Senilai Tambang Emas Versi Sri Mulyani
Sri Mulyani (Foto: Setkab)

IDTODAY.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan harta kekayaan baru yang nilainya seperti tambang emas. Ya, harta yang dimaksud adalah data yang bisa membuat orang menjadi sangat kaya raya apabila mampu memanfaatkan data tersebut dengan baik.

“Kita perlu aware terhadap data. Data itu merupakan suatu set informasi yang sekarang menjadi tambang emas bagi siapa saja. Semua orang sebenarnya bahkan bisa menjadi kaya atau lebih knowledgeable kalau dia tahu mengenai data dan bagaimana menggunakan data ini,” kata Sri Mulyani dalam video virtual, sebagaimana dikutip dari Okezone.com, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga: Warganet Kecewa Lihat Sopir Truk Tak Berikan Jalan ke Rombongan Alutsista TNI, Ini Alasannya!

Baca Juga:  Jokowi Sebut Perekonomian Indonesia Kini Lebih Berat Dibanding 1998

Dengan pemanfaataan era digital ini bisa mengontrol atau mengawasi dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Data juga dibutuhkan untuk menyampaikan ke masyarakat soal APBD agar mudah dicerna, mudah dianalisa dan bahkan sudah dibuatkan platform dan sistem untuk menganalisanya.

“Anak-anak muda sekarang lebih terampil menggunakan teknologi,” katanya

Atas dasar itulah Sri Mulyani berharap pemerintah daerah mampu memanfaatkan anggaran untuk pemulihan ekonomi, pendidikan dan kesehatan dalam rangka mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi nasional.

“Maka itu saya ingin berterima kasih kepada teman-teman DJPK yang terus berupaya meningkatkan awareness serta pemahaman masyarakat terhadap salah satu segmen APBN yang penting ini,” terangnya

Baca Juga:  Viral Bocah SD Minta Jambu Mawar Pakai Secarik Kertas, Netizen: Bocah Langka

Baca Juga:  Pemerintah Tawarkan 6 Proyek Rp 80,84 Triliun Kepada Investor, Ini Rinciannya

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.