KPK Bakal Geledah KKP serta Rumah Dinas Edhy Prabowo pada Jumat, 27 November

  • Whatsapp
KPK Bakal Geledah KKP serta Rumah Dinas Edhy Prabowo pada Jumat, 27 November
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11). (Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA)

IDTODAY.CO – KPK telah menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam kasus korupsi dan suap ekspor benih lobster. Edhy Prabowo ditangkap petugas KPK, Rabu (25/11), sepulangnya dari Hawaii, Amerika Serikat. Bersama Edhy Prabowo, KPK menetapkan 6 tersangka lain dari pejabat KKP dan pihak swasta.

Keenam tersangka itu adalah Staf Khusus Menteri KP, Safri; Staf Khusus Menteri KP, Andreau Pribadi Misanta; Pengurus PT Aero Citra Kargo, Siswadi; Staf istri Menteri KP, Ainul Faqih; Amiril Mukminin; dan Direktur PT Dua Putra Perkasa, Suharjito.

Bacaan Lainnya

Baca Juga:  Novel Baswedan Positif Corona, Pimpinan DPR Minta Gedung KPK Disterilkan-Perketat Protokol Covid-19

Saat OTTEdhy Prabowo, KPK juga mengirim tim ke beberapa lokasi seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga rumah dinas Menteri KP di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Irjen Karyoto selaku Deputi Penindakan KPK mengatakan bahwa

penyidik mendatangi beberapa lokasi tersebut dalam upaya penyegelan. 

“Sedini mungkin kemarin (Rabu, 25/11) kami sudah segel. Sehingga kemarin tidak ada yang masuk ke ruangan-ruangan yang akan kita geledah,” ujar Karyoto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (26/11). Seperti dikutip dari kumparan (26/11/2020).

Ruangan-ruangan yang disegel, kata Karyoto, akan digeledah pada Jumat (27/11). Sebab pada Kamis (26/11) tim penyidik masih kelelahan lantaran OTT Edhy menyita waktu dan tenaga.

Baca Juga:  Pembukaan KKP dan Bioskop di DKI Jakarta Berpotensi Tingkatkan Positivity Rate

“Besok akan kita laksanakan penggeledahan secara menyeluruh terhadap proses hasil penyidikan awal. Hari ini belum bisa dilaksanakan karena cukup menyita tenaga dan waktu bagi penyidik untuk selesaikan tahap pemeriksaan,” kata Karyoto.[kumparan/aks/nu]

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.