Akhirnya, Aparat India Bebaskan Burung Merpati “Mata-Mata” Pakistan

Ilustrasi burung merpati. (Pixabay/@SandeepHanda)
Ilustrasi burung merpati. (Pixabay/@SandeepHanda/Suara.com)

IDTODAY.CO – Ketengangan yang terjadi antara India dan Pakistan terus meningkat. Semua hal yang melibatkan dua negara tersebut terus meningkatkan sensitivitas konflik antara keduanya. Bahkan, seekor burung merpati yang “tidak tahu apa-apa” juga menjadi sasaran kecurigaan petugas.

Akan tetapi, penyelidikan mengungkapkan bahwa “tahanan” tersebut hanya burung biasa milik seorang nelayan Pakistan. Burung itupun dilepaskan setelah seorang pejabat di kepolisian mengatakan tidak ada yang mencurigakan dari burung tersebut.

Bacaan Lainnya

“Merpati dibebaskan kemarin setelah tidak ada yang mencurigakan ditemukan,” kata Shailendra Mishra, seorang pejabat senior polisi di Kashmir yang dikelola India.

 Ternyata burung tersebut milik Habibullah, seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa dekat perbatasan yang diperdebatkan antara India dan Pakistan. “Ini hanya burung yang tidak bersalah,” kata Habibullah, Jumat (29/5), seperti dikutip dari DW.

Menurutnya, burungnya itu sedang dilatih untuk mengikuti suatu turnamen. Awal pekan ini, ia telah meminta Perdana Menteri India Narendra Modi untuk mengembalikan unggasnya.

“Saya mengimbau (kepada) Perdana Menteri India untuk mengembalikan merpati saya yang melintasi perbatasan selama sesi pelatihan untuk turnamen mendatang,” kata Habibullah.

Sebelumnya, Pejabat kepolisian Kathua, Shailendra Kumar Mishra, konfirmasi penangkapan burung merpati yang diduga mata-mata Pakistan.

Pasalnya, Burung yang ditandai dengan tinta pink tersebut ditemukan di perbatasan kedua negara tersebut di kakinya ditemukan cincin dengan beberapa nomor

Iapun mengatakan petugas masih mendalami temuan mencurigakan yang ditangkap warga tersebut.

“Penduduk setempat menangkapnya di dekat pagar. Kami menemukan cincin di kakinya di mana ada beberapa angka. Penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung,” kata Mishra, sebagaimana dikutip dari Times of India, Kamis (28/5/2020).

Sah seorang petugas mengatakan, Merpati tersebut patut dicurigai karena diberi tanda khusus dan membawa sesuatu di area sensitif dengan Pakistan.

Meski burung tidak mengenal batas wilayah dan biasa bermigrasi antarnegara, Merpati itu akan tetap ditahan polisi sampai penyelidikan selesai karena diduga jadi mata-mata.

“Infiltrasi cukup umum di sepanjang rute (perbatasan) ini,” kata petugas itu.[Brz]

Pos terkait