Santriwati Asal Madura Nikahi Pria Arab Tajir: Kalau Lagi Bosan, Dipaksa Habiskan Uang di Mal

  • Bagikan
Santriwati Asal Madura Nikahi Pria Arab Tajir: Kalau Lagi Bosan, Dipaksa Habiskan Uang di Mal
Wanita Madura Nikahi Pria Arab Tajir/ Foto: YouTube

IDTODAY.CO – Nasib dan jodoh seseorang hanya Allah yang tahu. Apa yang terjadi hari ini mungkin saja berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di kemudian hari.

Hal seperti itulah yang juga dialami oleh seorang santriwati asal Madura, Ramarasya alias Umi Rayan. Tidak pernah terbesit sedikitpun dalam benaknya untuk menikah dengan pria tajir dan menetap di Arab Saudi.

Baca Juga: Heboh, Warganet Mengaku Iri Pada Jemaah Salat Jumat Meninggal saat Sujud

Baca Juga:  Cristiano Ronaldo “Wakafkan” Hotelnya untuk Penyembuhan Pasien Corona

Cerita tersebut berawal ketika dia pergi umroh di usia 16 tahun setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di pondok pesantren, di Bangkalan, Madura.

Bermula niat hanya umrah, namun hatinya merasa yakin untuk menetap di Arab Saudi. Ia akhirnya melamar pekerjaan di hotel dan menetap di sana. Kebetulan pula, ada kerabat dari keluarga yang memang bekerja sebagai pekerja hotel di Arab Saudi.

Baca Juga:  10 Kelompok Pemberontak Bersatu, Kompak Tolak Kudeta Junta Myanmar

“Setelah umrah enggak mau pulang karena di sini bikin betah. Pingin tinggal di sini satu tahun, melihat musim haji,” kata Umi Ryan, dilansir kanal YouTube Fitria Denafa. Sebagaimana dikutip dari hai bunda.com (5/5/21).

Kisah cinta perempuan asal Madura dengan suami Arab juga tak kalah menarik. Singkat cerita, ia bertemu dengan suami, waktu bekerja di hotel. Di hotel, suaminya saat itu tiba-tiba memanggilnya dengan sebutan Jawi, panggilan orang Indonesia yang berasal dari Jawa.

Baca Juga:  Kasus Positif Covid-19 Kian Meningkat, Giliran Dubes Australia Himbau Warganya Segera Tinggalkan Indonesia

Pria yang jadi calon suaminya itu kemudian meminta Umi Ryan untuk mengantarkan gaun pada orang tua. Dari situ pria yang jadi suaminya sekarang, bertukar kontak dan berkomunikasi selama 9 bulan lewat sambungan telepon.

Baca Juga: Masyaallah, Arie Untung Kumpulkan Artis-Ulama Khotmil Quran Bareng Secara Virtual

“Masih takut [ketemu], karena masih lugu. Aku ngomong sama orang tua, langsung senang karena yang penting ada yang menjaga aku di sini. Yang penting orang baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Miris, Sekolah Islam di Swedia Dibakar Orang Misterius

Ramarasya bercerita bahwa dia menikah ketika suaminya masih belum mapan seperti saat ini. “Kita masih kekanak-kanakan. Masih kecil,” kenangnya.

Saat ini, di usianya yang sudah 37 tahun tersebut, Ramarasya mengaku sangat beruntung berjodoh dengan suaminya tersebut karena bisa membantu finansial keluarganya yang ada di Madura.

“Karena saya anak pertama ya, perempuan. Adik saya laki-laki semua yang nanggung itu suami saya. Orang tua saya itu digaji sama suami saya sampai sekarang,” kata Umi Ryan.

Baca Juga:  Atasi Corona, Uni Emirat Arab Kirimkan Bantuan 20 Ton Alat Kesehatan Untuk Indonesia

Dari pernikahannya selama 18 tahun itu, ia dikaruniai 4 anak, 3 laki-laki dan 1 perempuan. Ia pernah dua kali membawa pulang suaminya ke Indonesia dan ia bersyukur suaminya sangat senang ketika berkunjung ke kampung halamannya.

Ramarasya bahkan mengaku, kalau sedang bosan malah dikasih uang sama suaminya untuk dihabiskan berbelanja di mall.

Tentu hal tersebut merupakan perlakuan yang mungkin tidak akan pernah bisa dirasakan perempuan ‘Madura’ lainnya.

Baca Juga:  Wow! Hanya jualan"Batu", Desa Ini Mampu Meraup Penghasilan Rp44 Miliar

Baca Juga: Tayangkan Adegan Tak Senonoh, MUI Minta KPI Setop Pesbukers, Sahur Seger dkk

  • Bagikan