Takut Corona, 300 Rakyat Iran Meninggal Karena Minum Metanol

300 Rakyat Iran Meninggal Karena Minum Metanol

IDTODAY.CO – Saking masifnya penyebaran dan derasnya berita terkait virus Corona, banyak warga Iran ketakutan dan tidak menyadari bahaya lain di sekitar mereka.

Akibatnya mereka mengkonsumsi metanol karena diyakini dapat membunuh virus Corona seketika. Dan ternyata, nyawa mereka sendiri yang menjadi korban.

Sekedar diketahui, Metanol adalah salah satu jenis alkohol yang paling beracun sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia atau pun jika dipegang dengan tangan kosong.

Baca Juga:  Sesalkan Penghentian Dana Oleh Donald Trump, WHO: AS Telah Lama Jadi Sahabat WHO yang Dermawan

Penggunaan metanol tanpa saran dan petunjuk dari ahli medis telah membuat hampir 300 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.000 lainnya dinyatakan sakit.

Orang Iran menjadikan metanol sebagai obat Corona setelah mereka mendapatkan pesan bahwa alkohol berkadar tinggi dapat membunuh kuman. Pesan itu juga berisi,  cara untuk membuat hand sanitizer menggunakan alkohol.

Tapi sayang, karena ketidakpahaman, mereka memilih metanol yang tidak disadari beracun. Atau mungkin juga mereka sadar tapi karena dalam posisi darurat mereka terpaksa menggunakan metanol.

Baca Juga:  Ditengah Pandemi, Kematian Tiga Pangeran Saudi Masih Berselimut Misteri

Bahkan, dikabarkan ada seorang bayi yang dipaksa minum etanol oleh orang tuanya yang berakibat baik tersebut meninggal dalam keadaan buta.

“Virus ini menyebar dan orang-orang hanya sekarat. Saya pikir mereka bahkan kurang menyadari fakta bahwa ada bahaya lain di sekitar,” kata ahli toksikologi klinis di Oslo, Dr. Knut Erik Hovda yang melakukan studi terkait warga Iran keracunan metanol karena terlalu takut Corona. Sebagaimana dikutip dari Rmol.id (27/3/2020).

Baca Juga:  Ternyata Kedatangan Netanyahu Ke Saudi Tanpa Sepengetahuan Raja Salman

“Ketika mereka terus minum ini, akan ada lebih banyak orang yang diracuni,” tambahnya Dr. Knut.[rmol/br]