Sudah Saatnya Jabodetabek Di-Lockdown, Karena Menjadi Penyumbang Positif Corona Terbanyak

Suasana Jalanan Jakarta
Suasana Jalanan Jakarta (Foto: Rmol)

IDTODAY.CO – Aktivis Prodem Khalid Zahid Mengatakan, pemerintah tampaknya harus betul-betul mempertimbangkan opsi Lockdown atau kunci wilayah, khususnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Kawasan Jabodetabek harus segera di-lockdown karena telah menjadi pusat epicentrum penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19 yang mewabah di Indonesia sejak awal Maret 2020,” kata aktivis Prodem, Khalid Zabidi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/3). Sebagaimana dikutip dari Rmol.id (23/03/2020).

Baca Juga:  Anies Baswedan: Perkantoran Yang Tetap Buka Selama PSBB Akan Kena Denda Rp 100 Juta

Menurutnya, hal ini sangat penting mengingat himbauan pemerintah untuk melakukan sosial distancing tidak diindahkan oleh masyarakat, padahal hal itu sangatlah beresiko karena virus asal Wuhan China ini gampang menyebar.

Di samping itu, opsi lockdown Jabodetabek juga penting lantaran kawasan ini menjadi penyumbang terbanyak pasien yang dinyatakan positif corona. “Hari ini, korban virus telah mencapai 514 orang dan merenggut korban jiwa 48 orang. Hampir semuanya berada di kawasan Jakarta dan sekitarnya,” sambungnya.

Baca Juga:  Anies Putuskan Kembali Berlakukan PSBB Ketat, PA 212 Dkk Bahas Ulang Rencana Nobar G30S/PKI di Masjid

“Korban di beberapa daerah dinyatakan tertular virus corona karena telah bepergian ke dan dari Jakarta dan sekitarnya, artinya Jakarta menjadi epicentrum penyebaran virus corona ke daerah-daerah lain. Ini harus dihentikan,” tandasnya. (Rmol/aksy)