Hina Pesantren Dan Santri, Denny Siregar: Adek-Adekku Calon Teroris Yang Abang Sayang

Hina Pesantren Dan Santri, Denny Siregar: Adek-Adekku Calon Teroris Yang Abang Sayang
Massa menggelar aksi di depan Polresta Tasikmalaya, Kamis (2/7). Massa itu menuntut pernyataan Denny Siregar yang dianggap menghina para santri. (Foto: Republika/Bayu Adji P)

IDTODAY.CO – Pernyataan Denny Siregar tentang santri dan pesantren terus mendapat sorotan tajam dari publik Tanah Air. Pasalnya, Denny Siregar menyebut santri merupakan calon teroris merupakan penghinaan besar terhadap pesantren dan santri itu sendiri.

“Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang” tulis status Denny Siregar melalui akun facebooknya. Unggahan tersebut juga menyertakan foto sejumlah santri Tahfidz Alquran Daarul Ilmi Tasikmalaya saat aksi 212.

Bacaan Lainnya

Menanggapi pernyataan tersebut, Pimpinan Ponpes Tahfidz Alquran Daarul Ilmi, Ustaz Ahmad Ruslan Abdul Gani menegaskan, Denny Siregar telah mencemarkan nama baik pesantrennya dengan menyertakan foto santrinya dalam unggahannya di akun Facebook.

“Ini pencemaran nama baik. Tentu orang tua santri tahu hinaan itu, bahkan sampai ada yang WA. Tapi mereka tidak marah karena tahu santri seperti apa,” kata dia, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id (2/7).

Ustadz Ahmad Ruslan Abdul Gani mengatakan, para santri akan marah dan sedih atas pernyataan Denny Siregar. Menurutnya, pernyataan tersebut mencemarkan nama baik bagi pesantren dan santri.

“Kita akan kawal terus sampai dia dibawa ke Tasikmalaya dan dipenjara. Karena Denny sudah macam-macam dengan santri Tasikmalaya,” ucapnya.

Dalam rangka menyikapi pernyataan, hari ini, ratusan orang yang menamakan diri sebagai Forum Mujahid Tasikmalaya melakukan aksi damai  di depan Markas Polresta Tasikmalaya.

aksi tersebut menuntut pihak berwajib untuk segera mengadili Denny Siregar atas pernyataan yang telah menyakitkan santri dan pesantren. Turut hadir dalam kerumunan massa tersebut, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan para tokoh pesantren di Tasikmalaya.

Diketahui, saat ini unggahan provokatif Denny Siregar pada tanggal 27 juni 2020 tersebut telah dihapus dari akun facebooknya.[republika/brz/nu]

Pos terkait