KH. Ma’ruf Tekankan Netralitas ASN pada Pilkada 2020

KH. Maruf Amin
Ketua MUI Maruf Amin,(Foto: Tangkapan Layar/Youtobe)

IDTODAYCO – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin membeberkan salah satu faktor penentu kualitas demokrasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Salah satunya adalah netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pernyataan tersebut disampaikan wapres saat membuat acara Kampanye Virtual Netralitas ASN yang diselenggarakan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN),bertajuk “ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri”,  Rabu (7/10/2020).

Bacaan Lainnya

“Netralitas harus dijaga dan dilaksanakan oleh seluruh ASN untuk menjaga dan menangkal politisasi birokrasi yang dapat menjauhkan kita dari pencapaian tujuan reformasi birokrasi, yaitu terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” kata Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com.

Pada acara yang  itu, Wapres mengungkapkan laporan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Dalam kurun waktu seminggu masa kampanye Pilkada 2020 terdapat 1300 laporan dan 600 di antaranya terkait kasus netralitas ASN.

Atas dasar itulah Wapres menegaskan bahwa pemerintah selalu berupaya untuk mengawasi netralitas ASN dengan mengeluarkan Pedoman Pengawasan Netralitas Aparatur Sipil Negara untuk Pilkada Serentak 2020 dalam bentuk Surat Keputusan Bersama (SKB) lima instansi negara. Yaitu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri, Badan Kepegawaian Nasional, dan KASN.

“SKB ini bertujuan untuk menciptakan penyelenggaraan Pilkada 2020 yang netral, objektif, dan akuntabel khususnya terkait pengawasan netralitas ASN,” ucapnya.

KH. Ma’ruf menegaskan bahwa upaya pengawasan terhadap netralitas ASN akan berjalan efektif Apabila mendapat dukungan dari para pejabat negara, pejabat pemerintahan, pimpinan birokrasi, baik sipil maupun non sipil, di pusat maupun daerah.

Wapres yang juga menjabat Ketua Komite Percepatan BRN juga menekankan bahwa peran penting masyarakat terutama media massa dan lembaga swadaya masyarakat sangat vital dalam sukses tidaknya upaya tersebut.

Lebih lanjut, Wapres memberikan apresiasi kepada KSAN dengan menjadikan lembaga tersebut sebagai pengawas terdepan terkait upaya pemerintah melakukan pengawasan dalam kerangka sistem merit di seluruh instansi pemerintah.

“Tujuannya adalah dalam rangka mewujudkan percepatan reformasi birokrasi Indonesia menuju ASN dan birokrasi kelas dunia. ASN yang menjunjung tinggi profesionalisme, akuntabilitas, responsibilitas, serta integritas birokrasi,” urainya.

KH. Ma’ruf kemudian mengingatkan semua masyarakat untuk turut serta mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana sudah ditentukan pemerintah.

“Saya sangat menekankan kepada seluruh pihak yang hadir pada pertemuan ini untuk selalu menjaga imunitas dan kesehatan, mematuhi dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, menjadi teladan dan contoh bagi lingkungan sekitar, dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Pilkada dapat dilaksanakan dengan aman dan baik melalui kepatuhan dan disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya.[beritasatu/brz/nu]

Pos terkait