Komnas HAM Usulkan Sanksi Bagi Pengguna Masjid, Munarman: Ada Agenda Pembusukan Agama

Komnas HAM Usulkan Sanksi Bagi Pengguna Masjid, Munarman: Ada Agenda Pembusukan Agama
Jubir FPI, Munarman (Tempo)

Komisioner Komnas HAM RI Choirul Anam sempat mengusulkan sanksi bagi warga yang bersikeras beribadah di tempat ibadah meskipun sudah ada imbauan pemerintah terkait pencegahan Covid-19.

Menurutnya, warga yang ngeyel bisa diminta ikut membantu pemulasaran jenazah pasien corona. Selain itu, ada opsi lain berupa membersihkan masjid di seluruh kecamatan.

“Itu bisa, atau dia dikasih denda suruh ngasih makan orang-orang yang membutuhkan selama 40 hari misalnya, bisa juga kaya gitu. Jadi sanksinya menunjukan manfaat bagi masyarakat,” kata Anam.

Baca Juga:  Kemenag Akan Gelar Sidang Istbat Penetapan 1 Dzulhijjah Pada 21 Juli Mendatang

Meski Dirumahkan, 2000 Buruh di Kudus Tetap Dapat THR

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman justru menduga kalau usulan itu hanya sebagai bentuk agenda pembusukan terhadap agama Islam.

Munarman merasa heran dengan usulan Komnas HAM. Diketahui, gagasan yang dilontarkan itu bermula dari hasil survei yang menunjukkan masih adanya warga yang tak menaati imbauan agar tak beribadah di rumah peribadatan untuk sementara waktu.

Baca Juga:  PDIP Tanggapi Pernyataan Gatot yang Kaitkan Pergantian Panglima TNI-Film G30S/PKI: Tak Mencerdaskan!

“Komnas HAM kok aneh. Perlu diselidiki itu dana survei dari mana diperoleh Komnas HAM dan siapa oknum yang berinisiatif survei itu,” ujar Munarman, seperti dilansir dari suara.com, Jumat (15/5).

Dia tak habis pikir jika jemaah masjid menjadi sasaran pemberian sanksi. Munarman menduga pembuatan survei itu hanya bentuk permainan pihaknya.

“Makanya jadi aneh kok surveinya malah ke jamaah masjid dan berwacana diberi sanksi lagi. Jadi makin aneh bahwa ini ada agenda pembusukan terhadap Islam. Bahaya ini permainan komnas HAM,” tuturnya.

Baca Juga:  Ustadz Tengku: Pemerintah Wajib Panggil Dubes China, Jangan sampai Rakyat Kita Dianggap Sampah

Sumber: Jitunews.com