Pengamat UI: Paslon Pilkada 2020 Masih Suka Kampanye Konvensional

Aditya Perdana
Aditya Perdana,(Foto: Amriyono Prakoso/Tribunnews.com)

IDTODAY.CO – Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI), Aditya Perdana ikut menyoroti polemik terkait pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 dilakukan di tengah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

Aditya mengatakan, para paslon masih memiliki kecenderungan pada katanya konvensional dengan pengerahan massa dan tatap muka pada Pilkada serentak 2020. Menurutnya,  belum banyak menggunakan media dalam jaringan (Daring) seperti media cetak, elektronik, online, maupun sosial media (Sosmed).

Bacaan Lainnya

“Hampir dua minggu pelaksanaan Pilkada, belum ada perubahan cara kampanye. Pemanfaat media daring minim sekali dilakukan,” kata Aditya sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com, Selasa (6/10/2020).

Terkait hal tersebut, dia berharap para paslon bisa memanfaatkan semua media kampanye yang memungkinkan. Bahkan, menariknya kampanye secara daring akan lebih efektif dan lebih murah karena dapat diviralkan dan disebarkan secara masif melalui media sosial yang menjadi kecenderungan masyarakat modern.

“Mungkin masih gagap karena masih baru. Semoga kedepan bisa lebih kreatif dan lebih banyak lagi menggunakan media Daring,” harap Aditya.[beritasatu/brz/nu]

Pos terkait