TNI-Polri Angkatan ’96 Salurkan 15.000 Sembako ke Warga Terdampak COVID-19

Foto: TNI-Polri salurkan bantuan 15.000 sembako ke warga terdampak COVID-19 (Tiara Aliya Azzahra/Detik.com)
Foto: TNI-Polri salurkan bantuan 15.000 sembako ke warga terdampak COVID-19 (Tiara Aliya Azzahra/Detik.com)

IDTODAY.CO – Sebanyak 15.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19 dibagikan oleh TNI-Polri alumni Akabri 96 Bharatasena. Kegiatan ini berlangsung di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama di seluruh Indonesia. Dan kebetulan hari ini kita di Jakarta dan gabungan dari Akabri ’96 lakukan hal yang sama,” kata Kapolres Jakarta Utara Budhi Herdi Susianto dalam acara Bhakti Sosial Untuk Indonesia Peduli COVID-19 Alumni Akabri 96 Bharatasena, Sabtu (30/5). Seperti dikutip dari detik.com (30/05/2020).

Baca Juga:  Luhut Singgung Komentar IMF: Indonesia Masih Pelit Soal Rasio Utang

“Jumlah paket sembako kurang lebih ada 15.000 paket sembako dan sasarannya sudah kita tentukan dimana sasarannya adalah warga terdampak dan prioritas warga yang belum dapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah sehingga itu jadi sasaran kami,” lanjutnya.

Budhi menyampaikan bahwa teknis pembagian sembako tersebut akan dilakukan secara door to door. Atas hal ini, pihaknya telah berkoordinasi menentukan penerima sembako dengan aparat setempat.

Baca Juga:  Bamsoet: BUMN Berakhlak Tak Boleh Jadi Seremonial Tanpa Makna

“Kemudian teknis pemberiannya secara door to door kepada warga masyarakat terdampak. Nanti kita dibantu teman2 babinsa dan babinkamtibnas setempat untuk bagikan kepada warga,” ungkapnya.

Untuk pembagian sembako di wilayah DKI Jakarta akan disebar di 7 titik. Diantaranya kawasan Muara Angke dan Bekasi.

“Untuk wilayah Jakarta ada 7 sasaran. Kita bagi teman-teman angkatan udara, angkatan laut, angkata darat dan kepolisian kita bagi rata. 7 lokasi ada di DKI itu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Muara Angke. Karena ada alumni angkatan laut yang banyak interaksi dengan masyarakat pesisir. Kemudian ada Cikarang atau Bekasi Kabupaten,” ujarnya.[Brz]

Baca Juga:  Sandiaga Uno: Omnibus Law Dimainka Oleh Pihak Yang Ingin Pecah Belah Kita