Heboh Warga Sekampung Borong Mobil Setelah Kaya Mendadak: Ada yang Beli 3 Mobil Sekaligus

  • Whatsapp
Warga Sekampung Borong Mobil
Warga Sekampung Borong Mobil (youtube)

IDTODAY.CO – Di media sosial (medsos) heboh kelakuan warga setempat yang tak seperti pada biasanya orang kebanyakan.

Tepat Di Desa Sumurgeneng, Tuban, Jawa Timur sedang ada fenemona langka yang bikin heboh jagat media.

Hal itu lantaran seluruh warganya kaya mendadak.

Dan Bahkan seluruh warga kompak membeli mobil baru.

Bukan cuma puluhan mobil, bahkan ada ratusan mobil yang diborong oleh warga desa tersebut.

Rakyat Desa Sumurgeneng mendadak kaya karena pembayaran ganti untung lahan yang digunakan untuk pembangunan grass root refinery (GRR) kilang minyak yang melibatkan Pertamina-Rosneft perusahaan asal Rusia.

Nah bagaimana cerita lengkapnya?

Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto yang dihubungi mengatakan hingga Selasa (16/2/2021) siang, setidaknya sudah ada sekitar 190 unit mobil baru yang dibeli oleh warganya.

Baca Juga:  Sudah Diviralkan Bunuh Diri, Eh Ternyata Perempuan Ini Hanya Tiduran Di Tol

Jumlah itu kemungkinan masih terus bertambah karena setiap hari masih ada pengiriman mobil dari dealer-dealer.

“Kalau sampai hari ini sekitar 190 unit yang sudah dibeli oleh warga. Semua mobil baru,”katanya saat dihubungi Tribunjogja.com melalui sambungan telepon, Selasa (16/2/2021).

Gihanto menjelaskan, warga di desanya mulai memborong mobil baru setelah mendapatkan ganti untung pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak.

Rata-rata setiap warga menerima ganti untuk sebesar Rp 8 miliar.

” Ada yang menerima Rp 26 miliar, tapi rata-rata sekitar Rp 8 miliar,”jelasnya.

Mobil-mobil baru yang dibeli oleh warga di desanya ini menurut Gihanto berjenis SUV, mulai dari CRV, Innova hingga Pajero Sport.

Tak hanya satu unit, rata-rata setiap warga membeli mobil 2-3 unit.

Baca Juga:  Viral Sejagad, Ini Fakta Sebenarnya di Balik Warga Desa di Tuban Ramai-ramai Beli Mobil Baru Mewah

” Tak hanya untuk membeli mobil, warga juga menggunakan uangnya untuk membeli tanah, deposito dan memperbaiki atau membangun rumah baru,”imbuhnya.

Dikutip Tribunjogja.com dari Surya.co.id, per meternya, pihak Pertamina menghargai sebesar Rp 600-800 ribu.

Di Desa Sumurgeneng sendiri ada 840 KK, sedangkan yang lahannya dijual karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyak ada sekitar 225 KK.

“Ya memang kondisinya begitu, dapat uang lalu beli mobil, ada juga yang dibelikan tanah lagi maupun bangun rumah juga,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang warga setempat, Mulyadi yang juga menjual tanahnya mengaku, membeli mobil karena untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia tak merinci berapa yang didapat dari hasil penjualan tanah miliknya untuk proyek kilang minyak Pertamina-Rosneft ini.

Baca Juga:  Prank Corona, Makanan Seharga 500 Juta Terbuang Percuma

“Tanah saya 1/2 hektare, sebagian uangnya untuk membeli mobil,” tutupnya tak menyangka.

Di Desa Sumurgeneng, Tuban, Jawa Timur sedang ada fenemona langka. Dimana seluruh warganya kaya mendadak/IST

Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Gihanto, mengaku sebagian besar warga yang mendapatkan ganti untung memilih untuk membeli kendaraan baru.

Sementara yang menggunakan uang hasil ganti untung untuk kegiatan usaha sangat sedikit.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA….

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.