Aksi Brutal KKB Papua Cederai Nurani Petugas Medis

Aksi Brutal KKB Papua Cederai Nurani Petugas Medis
ilustrasi,(okezone.com)

IDTODAY.CO – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, mengecam aksi penembakan terhadap dua tenaga medis gugus tugas Covid-19 Intan Jaya bernama Eunico Somou dan Almalek Bagau ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai Intan Jaya.

Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Aaron Rumainum mengecam aksi KKB tersebut dan menilainya sangat mencederai dan melukai nurani semua petugas medis yang sedang bertugas melawan corona atau Covid-19.

Baca Juga:  Perusahaan Tambang Emas di Kalbar Didemo Warga, 61 TKA China Dievakuasi

“Kami mengecam aksi penganiayaan atau penembakan yang dilakukan KKB. Ini benar-benar mencederai nurani kita dan melukai semua petugas medis di Papua,” kata dr Aaron, sebagaimana dikutip dari Inews.id (23/5/2020).

Aaron mendesak aparat keamanan untuk segera mengevakuasi pihaknya dan seluruh tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi.

“Atas nama Satgas Covid-19 Provinsi Papua, kami menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga ditinggalkan. Dan semoga yang masih dalam kondisi kritis segera mendapat pertolongan,” harapnya.

Baca Juga:  Usai Amankan Demo di Kota Bogor, 10 Anggota Dishub Kota Bogor Positif Corona

Aaron mengaku sangat mengenal Eunico yang menjadi korban penembakan tersebut sejak pelayanan medis di Puskesmas Sugapa 2003 silam.

“Euico Somau adalah anak yang baik. Pernah bantu saya waktu tidak ada tenaga kesehatan di Puskesmas Sugapa sekitar tahun 2003. Waktu itu dia masih sekolah SPK. Saya turut berduka dan kehilangan,” tegasnya.[Brz]