Miris, Anak TKW Hidup Sebatang Kara di Arab, Ibu Meninggal Saat Sujud

  • Whatsapp
Miris, Anak TKW Hidup Sebatang Kara di Arab, Ibu Meninggal Saat Sujud
Hisyam/ Foto: YouTube Sahabat Kacong

IDTODAY.CO – Semua orang tua pada dasarnya berkewajiban untuk merawat anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan bertanggung jawab atas segala kebutuhan mereka.

Akan tetapi, hal tersebut tidak pernah didapatkan oleh Hisyam dari orang tuanya sebagai seorang anak. Bocah keturunan Indonesia-Bangladesh yang tinggal di Arab Saudi harus hidup Sebatang Kara lantaran ditinggal oleh kedua orang tuanya.

Baca Juga: Meski dengan Satu Kaki, Pria Ini Tetap Gigih Jualan Keliling

Ibundanya merupakan orang Pontianak yang lama tinggal di Madura, sementara sang ayah merupakan warga asli Bangladesh.

Hisyam terpaksa hidup sebatang kara di Arab Saudi lantaranya bundanya meninggal dan ayahnya kembali ke negaranya.

Baca Juga:  Dua Santri Yang Fotonya Diunggah Denny Siregar Diperiksa Polisi

Kisah kehidupan Bocah 11 tahun ini diceritakan oleh pemilik akun YouTube Sahabat Kacong, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tinggal di Arab. Tas 1 tahun yang lalu kisam mengalami nasib tragis seperti saat ini ketika ibunya dipanggil menghadap ilahi tepat pada Bulan Ramadhan tahun lalu.

Sang pemilik akun YouTube tersebut merupakan TKI asal Madura yang telah dianggap sebagai sosok penting pengganti ayahnya oleh Hisyam.

“Udah lama bersama aku, dan dia tuh enggak punya keluarga lagi di sini. Makanya sekarang bawa dia [ke Mekkah], bisa berdoa untuk mamanya. Mamanya dia itu udah meninggal, satu tahun yang lalu,” ujar Kacong, sebagaimana dikutip dari Haibunda (8/5/21).

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji Bunda Maya Ditangkap Polisi

Saat pertama tinggal bersama Kacong, Hisyam tak bisa berbahasa Indonesia, sehari-hari ia menggunakan Bahasa Arab. Namun, seiring waktu, ia perlahan bisa menggunakan Bahasa Indonesia.

Baca Juga: Corona Menggila, Crazy Rich India Melarikan Diri Pakai Jet Pribadi

Mirisnya, Hisyam tergolong anak yang masih baru belajar baca tulis dan mengaji. Dia baru belajar itu semua ketika tinggal bersama Kacong.

Ada satu hal yang membuat Kacong kerap terenyuh melihat Hisyam. Ketika mengingat mendiang ibunda, Hisyam terlihat sedih dan memilih tak membahas kematian sang ibunda.

“Mamanya meninggal di bulan Ramadhan tanggal 17. Saya ingat betul waktu kejadian mamanya meninggal itu anak ini, waktu mamanya meninggal, dia menceritakan kejadiannya,” kata Kacong.

Baca Juga:  Aparat Tinju dan Tendang Habib Umar Assegaf, Warganet: Demi Allah Sakit Hati Gw Liat Ulama Sepuh Diperlakukan Seperti Ini

Ibunda dari Hisyam meninggal dalam keadaan sujud di kamar rumahnya. “Mama ana mateh [mati dalam Bahasa Madura],” kata Kacong mengulang kalimat yang disampaikan Hisyam kala itu.

Baca Juga: Heboh Warganet Dibuat Kesal Video Pria Ajak Terobos Penyekatan Mudik

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.