AHY dan Moeldoko Dinilai Bisa Dapat Sentimen Negatif Publik

Foto kompilasi pada Jumat (5/3/2021) memperlihatkan, Moeldoko (kiri atas) tiba di lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri bawah) menyampaikan keterangan terkait KLB Demokrat yang dinilai ilegal di Jakarta, dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keterangan terkait KLB Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.(FOTO: ANTARA/ENDI AHMAD-ASPRILLA )

IDTODAY.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko diminta berhati-hati dalam menentukan langkah politiknya jika tidak ingin mendapatkan sentimen negatif dari masyarakat.

Menurut pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, saat ini proses hukum tentang konflik di tubuh partai berlambang mercy itu masih berjalan, sehingga ajakan AHY untuk bersilaturahim dengan Moeldoko dapat membuat masyarakat curiga.

“Baik AHY dan Moeldoko mesti hari-hati karena bisa mendapatkan citra negatif dari masyarakat terhadap ini semua,” kata Hendri dihubungi Kompas.com, Kamis (8/4/2021).

“Katanya sudah ada (laporan) di pengadilan, lalu (ada ajakan) ngopi-ngopi, masyarakat akan bertanya-tanya secara politik ada apa ini sebenarnya,” ungkapnya.

Jika silaturahim antar kedua tokoh tersebut terjadi, Hendri menyebut harus ada tranparansi dari keduanya tentang apa saja yang diperbincangkan dalam pertemuan tersebut.

Hendri menuturkan, jika hal itu tidak tersampaikan dengan jelas pada masyarakat maka akan menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat.

“Menurut saya, silahkan silaturahim. Tapi dalam silaturahmi itu (informasi) harus disampaikan terang benderang, agar tidak menimbulkan misteri di masyarakat tentang sebenarnya ada perpecahan atau ini sekedar sebuh drama,” jelas Hendri.

Diberitakan sebelumnya, AHY mengatakan terbuka untuk bersilaturahmu dengan Moeldoko.

Ia menyebut, jika Moeldoko ingin tahu lebih banyak tentang Partai Demokrat, keduanya bisa bicara sambil minum kopi.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang Muhammad Rahmad meminta AHY untuk menghubungi Moeldoko secara langsung jika ingin mengadakan silaturahmi.

Rahmad juga menyebut pertemuan keduanya merupakan sebuah hal yang baik, apalagi mendekati momentum bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Pilih Mana AHY Versi Brewok atau Klimis? Netizen: Kalau Bewok Kayak Surya Paloh

Sumber: kompas.com

Pos terkait