Khawatir Gelombang Covid-19 Jilid II, Sandi Minta Pemerintah Hati-hati Wacanakan Relaksasi PSBB

  • Whatsapp
Sandiaga Uno Siap Tanggung Biaya Hidup Keluarga Pasien Virus Corona
Sandiaga Uno (Foto: istimewa)

IDTODAY.CO – Pernyataan presiden Jokowi yang sering berseberangan dengan para pembantunya terkait wacana relaksasi PSBB, dikhawatirkan semakin membuat bingung masyarakat di tengah ketidakpastian perekonomian dan semakin membuat runyam keadaan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Solahuddin Uno meminta pemerintah untuk mengkaji kembali wacana kebijakan relaksasi PSBB.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Selama 2 Jam, Sandiaga Uno Dengan Mendag Bertemu, Apa Yang Dibahas?

Pasalnya, situasi yang semakin semrawut dan banyaknya pelanggaran terhadap kebijakan PSBB menjadi pertimbangan utama demi menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak lagi akibat virus Corona.

“Mbak Raiza bisa lihat sendiri, di sini (Pasar Manggis) saja penuh, enggak usah di bandara. Jadi relaksasi PSBB ini perlu berdasar data-data medis, apakah sudah bisa dilakukan relaksasi,” ujar Sandiaga sebagaimana dikutip dari Rmol.id (19/5).

Baca Juga:  Said Didu Pertanyakan Status Indonesia yang Pemimpinnya Lebih Pentingkan Bebek Daripada Rakyat

Sandiaga Uno khawatir, kurangnya kehati-hatian pemerintah dalam pelonggaran PSBB akan menjadi penyebab terjadinya gelombang penyebaran virus Corona jilid 2 dan tentu akan menimbulkan korban yang jauh lebih banyak daripada sebelumnya.

“Karena, kalau tidak hati-hati, bisa kena gelombang berikutnya, jangan sampai tidak disiplin. Akhirnya, tingkat masyarakat yang tertular semakin tinggi. Patuhi anjuran pemerintah di rumah saja, pakai masker,” pungkasnya.[Brz]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.