Redam Polemik Vaksin Nusantara, KSAD Dan DPR Harus Bersikap

  • Whatsapp
Neta S. Pane
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane/RMOL

IDTODAY.CO – Sikap tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sangat dibutuhkan untuk memperjelas nasib Vaksin Nusantara, sehingga publik tidak ragu dengan vaksin buatan dalam negeri tersebut.

Desakan ini disampaikan langsung Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengingat proses pembuatan Vaksin Nusantara ada di RSPAD Jakarta Pusat.

Vaksin Nusantara menjadi viral setelah sejumlah tokoh dan anggota DPR mendatangi RSPAD, yang katanya untuk diberi vaksin temuan Dr. Terawan tersebut.

Melihat fenomena ini sejumlah kalangan, termasuk BPOM mengkritisinya. Bahkan BPOM belum mau menerbitkan izin edar lantaran vaksin tersebut tidak lolos uji praklinis. Tak pelak kegaduhan pun muncul.

Baca Juga:  Fadli Zon: Utang Negara Menunjukkan Kerapuhan Ekonomi, Tak Layak Dibanggakan

“Agar kegaduhan tidak berkembang menjadi keresahan masyarakat, DPR juga perlu bersikap,” kata Neta seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta.

Pasalnya, sejumlah anggota DPR ikut hadir di RSPAD untuk mendapatkan vaksin Nusantara.

Neta berharap DPR terbuka kepada rakyat, apa sesungguhnya yang terjadi dengan para anggotanya setelah hadir di RSPAD.

“Sikap terbuka perlu juga disampaikan KSAD mengingat RSPAD di bawah kendali KSAD dan adanya surat dari Kepala RSPAD,” demikian kata Neta.

Baca Juga: Peleburan Kemendikbud-Ristek, PAN: Sebagai Etika Politik, Pemerintah Memang Harusnya Meminta Pertimbangan DPR Bukan Persetujuan

Sumber: rmol.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.