Relawan Siap Deklarasikan Anies Capres 2024, PDIP: Politik Bukan Soal Relawan, Tapi Kehendak Rakyat!

Gilbert Simanjuntak
Gilbert Simanjuntak. (Foto: terkini.id)

IDTODAY.CO – Relawan yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anis) akan mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Diketahui, Sejauh ini sudah dua relawan atau kelompok yang mendukung Anies dalam konstelasi Pilpres 2024 mendatang.

Terkait dukungan relawan tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak memberikan pandangannya.

Menurutnya, deklarasi relawan bukan menunjukkan banyaknya dukungan terhadap seorang capres. Sebab, seorang Presiden dipilih oleh kehendak rakyat bukan dari kelompok orang.

Baca Juga:  Kapitra soal Risma Ngamuk: Ini Tidak Boleh Dibiarkan, Kita Terus Dipertontonkan Kekerasan

Ia mengatakan bahwa bermain politik bukan soal siapa relawannya, melainkan bagaimana kemauan rakyat nantinya.

“Makin banyak relawan tidak berarti makin banyak dukungan,’ ucap Gilbert dikutip dari Indozone, Rabu, 20 Oktober 2021.

“Realitanya nanti sewaktu pemilihan. Politik bukan soal relawan, tapi siapa yang dikehendaki rakyat,” ucap Gilbert melanjutkan.

Kendati demikian, Gilbert tak mempermasalahkan munculnya relawan Anies itu.

Sebab, kata Gilbert, itu merupakan hak setiap warga negara dalam mendukung seorang kandidat capres.

Baca Juga:  JK Sebut Suara 75% Masjid di Indonesia Jelek, Muhammadiyah Soroti Muazin

Lebih lanjut, Gilbert berpesan kepada Anies Baswedan untuk tetap fokus bekerja dan menepati janji politiknya terlebih dahulu.

Ia berujar bahwa sebaiknya Anies harus menyelesaikan urusan Jakarta sebelum melaju ke tingkat nasional.

Etika politik Anies Baswedan, kata Gilbert, harus diperbaiki terlebih dahulu.

“Janji di provinsi saja tidak dipenuhi, lalu mau urus nasional. Rapat DPRD saja tidak mau hadir padahal secara demokrasi itu rakyat, lalu mau melangkah ke nasional. Etika politiknya diperbaiki dulu,” ujarnya.

Baca Juga:  Menag Yaqut Ingatkan Menghina Simbol Agama Bisa Dipidana

Sumber: terkini.id