Santer Abdul Mu’ti Gantikan Nadiem, Ahli Politik: Tantangannya Hadapi Stunting Pendidikan

  • Whatsapp
Abdul Mu'ti
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

IDTODAY.CO – Ditengah isu reshuffel yang kian memanas, nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti santer akan menggantikan posisi Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Abdul Mu’ti dinilai mampu membawa dunia pendidikan ke arah yang lebih baik.

Menanggapi hal tersebut, pakar politik Universitas Airlangga Prof Kacung Marijan Ph.D mengatakan bahwa siapaun berkesempatan menjabat sebagai Mendikbud. Namun, ia mengingatkan ada tentangan besar untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia yakni stunting pendidikan karena pandemi Covid-19.

“Sekarang kan bahaya karena stunting pendidikan. Jadi tingkat asupan yang gak sampai. Asupannya itu kecil. Jadi tantangan di kementerian adalah menghadapi stunting pendidikan yang telah terjadi setahun terakhir ini,” kata Kacung dilansir detikcom, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga:  Din Syamsudin: Sudah Terjadi Pembungkaman Aspirasi

“Jadi sepanjang Mas Nadiem bisa mengatasi ini (stunting pendidikan) ya gak apa-apa. Sekali lagi untuk mengatasi stunting pendidikan ini kan gak mudah. Siapapun orangnya pasti tidak mudah,” ujarnya.

Wakil Rektor Universitas NU Surabaya (Unusa) itu mengatakan bahwa bukan perkara yang mudah untuk mengatasi stunting pendidikan. Menurutnya, perlu ada terbosan yang konkret seperti melibatkan komunitas pendidikan di tingkat bawah. Hal tersebut mengingat pendidikan tidak hanya dilingkungan sekolah.

“Tapi sekali lagi memang membutuhkan terobosan-terobosan yang konkret mengatasi stunting pendidikan ini. Jadi tidak sekedar misalnya mau menambah biaya pulsa, karena solusinya kan masih verifikatif selama ini,” bebernya.

“Barangkali juga perlu pemanfaatan komunitas-komunitas pendidikan di level lebih bawah. Makanya perlu juga kerjasama kelompok-kelompok masyarakat di mana pendidikan itu tidak hanya di kegiatan sekolah. Karena sekarang kan belum banyak inovasi-inovasi pembelajaran,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tantangan Debat Diterima Guru Besar UI, Jubir Meralat Sebut Luhut Panjaitan Bukan Menantang, Tapi Ajak Diskusi

Baca Juga: Minta Lingkaran Istana Tak Dramatisir soal Reshuffle Kabinet, PPP Tegaskan Hanya Jokowi yang Tahu

Sumber: jitunews.com

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.