Kasus KTP Palsu TKA China, Pelaku Diketahui Suap Oknum Dukcapil Sebesar Rp10 Juta

Kasus KTP Palsu TKA China
Kasus KTP palsu TKA China atas nama mr Wang yang mengganti nama menjadi Wawan Saputra Razak kini masih dalam proses penyelidikan polisi. FOTO: iNews TV/Tamenk

Kasus KTP palsu TKA China atas nama mr Wang yang mengganti nama menjadi Wawan Saputra Razak kini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Penyidik Direktorat Kriminal Umum, Polda Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, KTP tersebut ternyata dipesan oleh sang istri yang dibantu oleh oknum pegawai Dukcapil Kota Kendari dengan membayar uang sejumlah Rp10 juta untuk mendapatkan KTP palsu tersebut.

Baca Juga:  Ini Peringatan Walkot Cilegon Bagi Pusat-pusat Perbelanjaan yang Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan

Petugas kemudian mendalami keterlibatan oknum pegawai Dukcapil pembuat KTP palsu tersebut dan melakukan pemeriksaan. Diketahui penerbitan KTP palsu tersebut dilakukan untuk memberikan status pada calon anak mereka pada surat akta kelahiran nantinya. Diketahui Nuning telah hamil saat dinikahi secara sirih oleh mr. wang.

Sementara itu, saat petugas Ditreskrimum hendak melakukan penyitaan barang bukti, polisi tidak berhasil menemukan KTP tersebut karena telah dibakar oleh Nuning yang merupakan istri mr Wang. (Baca: Diduga Pakai KTP Palsu, TKA China di Morosi Sultra Dipanggil Polda).

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Mulai Senin Di Tolitoli Arus Perlintasa Transportasi Darat dan Laut Ditutup Total

“Sejauh ini kita telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, dan juga akan menelusuri jejak fungsi dari KTP tersebut sebelum masuk ke tahap penyidikan,” ujar Dirkrimun Polda Sultra Kombespol Laode Aries El Fatar.

Sumber: Sindonews