Selama Periode Januari-Juli 2020, 17 Kasus Kecelakaan Melibatkan Pelajar Terjadi di Depok

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas,(Foto: TRIBUNNEWS.com)

IDTODAY.CO – Satuan Lalu Lintas Wilayah Depok mencatat selama periode Januari hingga Juli 2020 ada 17 kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

“Untuk total kecelakaan yang melibatkan pelajar pada 2020 ada 17 kasus, tertinggi pada Februari 2020 sebanyak 4 kasus,” kata Kasat Lantas Wilayah Depok Kompol Erwin Aras Genda dalam keterangannya, Senin (10/8). Sebagaimana dikutip dari detik.com (10/08/2020).

Bacaan Lainnya

Rinciannya adalah 3 kasus pada Januari, 4 kasus pada Februari, Maret dan April nihil, Mei 2 kasus, Juni 2 kasus, serta Juli 3 kasus. Tidak ada laporan pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, hanya luka berat dan luka ringan.

Satlantas Depok terus melakukan upaya meminimalkan hak itu dengan cara melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Salah satunya program road safety partnership action (RSPA) 2020. Satlantas Polres Depok mendatangkan polisi ke sekolah sebagai instruktur upacara.

“Kemudian kami juga berupaya meningkatkan zona aman sekolah (ZoSS) dan polisi cilik untuk menumbuhkan pengetahuan akan tertib berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, Kadishub Kota Depok Dadang Wihana mengajak peran serta para pelajar agar membentuk tim keselamatan di sekolah untuk mengatur para siswa saat naik dan turun dari angkutan umum.

“Sama dengan adik-adik di sekolah, misal perlu pengaturan ketika keluar sekolah, kalau pagi-siang kan penuh angkot, kalau ada SIS yang inisiatif, kalau mau dibentuk, bisa lebih bagus lagi, bisa atur teman-teman di sana untuk diatur naik dan turun angkot di sana,” kata Dadang dalam diskusi virtual ‘Road Safety Partnership Action 2002’ yang dihadiri oleh pelajar SMP dan SMA se-Kota Depok.

Selain itu, Dishub Depok dan Satlantas Depok membentuk tim gabungan ‘Tim Cenderawasih sebagai upaya program keselamatan berlalu lintas. Tim yang terdiri atas Polwan Lantas Depok dan Tim Geulis (Gerakan Lalu Lintas Selamat) Dishub Depok akan diterjunkan setiap pagi hari dan sore hari untuk mengurai kemacetan.

“Ada tim Geulis gabung dengan tim Ucet (Urai Macet), ini gabung dengan tim Polwan Lantas dalam gerakan lalu lintas,” imbuh Dadang.[detik/aks/nu]

Pos terkait