Hanya Lulusan SMP, Suharyanto Berhasil Sulap Sedan Jadi Lamborghini KW

Pria Gunung Kidul sulap mobil sedan jadi Lamborghini/Liputan6.com

IDTODAY.CO – Para penggila otomatif di Indonesia nampaknya dibuat kesemsem oleh kreativitas Suharyanto (42) warga Padukuhan Nogosari III, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen. Pasalnya, Suharyanto menyimpan bakat terpendam menyulap mobil sedan biasa menjadi replika supercar

Hal tersebut terbukti dari banyaknya penggila otomotif Tanah Air yang mengantre di bengkel sederhana milik ‘si tangan ajaib’ untuk menyelesaikan replika mobil Lamborghini yang menjadi impian mereka.  

Baca Juga: Alhamdulillah, Yuk Intip Formasi PPPK Bagi Guru Agama Honorer

Padahal, pendidikan Suharyanto hanyalah lulusan SMP. namun berbekal kemauan dan sifat ulet yang dimilikinya dia berhasil menciptakan replika mobil unik yang hanya mampu menjadi impian orang Indonesia kebanyakan.

Bakat terpendamnya itu mulai terasah saat bekerja di sejumlah bengkel kenamaan. Fase ini dilaluinya sekaligus untuk belajar. Berkat kerja kerasnya menyerap ilmu dan kemudian memodifikasinya, ia akhirnya mampu meniru secara detail mobil-mobil berharga selangit yang selama ini hanya digunakan oleh kaum berkantong tebal. Harga mobil supercar yang dibuat replikanya oleh Suharyanto sendiri memang sangat mahal, mencapai belasan miliar.

“Untuk order yang Lamborghini kuning ini sudah selesai 100 persen. Tinggal pengirimannya saja,” kata Suharyanto, sebagaimana dikutip dari Pidjar.com (11/03/2021).

Pembuatan satu unit mobil menurutnya memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain ketersediaan suku cadang, masalah finansial pengorder juga menjadi penentu mobil tersebut rampung dikerjakan.

Baca Juga: Wow, Ilmuan Jabarkan Isra Mi’raj Nabi Berkecepatan 4.320.000.000 Km/Jam?!

Seperti proses pembuatan mobil replika Lamborghini yang baru saja rampung ia kerjakan. Dalam pengerjaannya, sempat mundur cukup lama. Awalnya, waktu yang direncanakan hanya 10 bulan. Namun dalam perkembangannya mencapai lebih dari setahun.

“Untuk yang kuning ini (replika Lamorghini) sempat mundur setahun pengerjaan dari 10 bulan yang direncanakan karena ada penyesuaian. Ada beberapa detail yang harus diselesaikan. Rencananya dalam beberapa hari ini akan saya serahkan ke pemiliknya,” kata Suhar.

 “Biaya pembuatannya sekitar 350 juta sampai 450 juta, itu di luar unit mobil yang hendak dimodifikasi,” lanjutnya.

Usai merampungkan proyek pembuatan Lamborghini itu, Suharyanto mengaku terus menerus menerima order. Dapat dilihat dibengkelnya, beberapa jenis mobil siap disulap menjadi supercar. Saat ini, ia tengah serius dalam pembuatan 3 unit mobil replika.

“Ada 3 yang sedang kami garap yakni Mercedes Benz Gullwing, Lamborghini LFX dan Honda NSX,” ucap dia.

Dalam menggarap mobil sultan itu, Suhar tentu tidak sendiri. Di bengkel miliknya yang ia beri nama High Class Auto Custom itu, dirinya dibantu beberapa orang rekan kerja.

“Ya alhamdulillah, meski pandemi ada saja orderan yang masuk. Selain 3 mobil di atas itu ya ada beberapa lagi yang sudah komunikasi, meski belum deal,” imbuhnya..

Suharyanto mengatakan bahwa bengkelnya tersebut sudah mendapatkan banyak sekali pelanggan. Termasuk dari Kalimantan, Jakarta, Yogyakarta sekitar Jawa Tengah.

Bengkel sederhana miliknya tersebut juga bersedia mengerjakan aksesoris mobil seperti bumper ataupun pengerjaan ringan lainnya.

Sejauh ini, karya Suharyanto sudah sudah mendapatkan pelanggan tersendiri karena sudah dikenal melalui beberapa pameran otomotif.

“Memang sebagian besar pelanggan sudah mengetahui hasil dari bengkel kami di beberapa event pameran otomotif,” terang dia.

Baca Juga: Mantap, Bukan Lagi Sarang Komunis, Rusia Di Era Putin Punya 8.000 Masjid

Pos terkait