Ganas, Netizen +62 Dilawan, Akun All England Hilang Dari Peredaran

  • Whatsapp
Ganas, Netizen +62 Dilawan, Akun All England Hilang Dari Peredaran
Foto: AP/Zac Goodwin

IDTODAY.CO – Terdepaknya tim bulutangkis Indonesia secara kontroversial dari turnamen All England Open 2021 menjadi perhatian serius jutaan netizen Indonesia. Meskipun turnamen tersebut telah selesai digelar namun kelanjutan cerita mengenai peristiwa kontroversial tersebut terus saja berlanjut dan menarik untuk disimak.

Salah satunya, para netizen Indonesia secara bergerombol terus menyerbu Akun Instagram dan Twitter Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Demikian juga dengan akun Instagram all England yang menjadi sasaran amuk kemarahan para pecinta bulutangkis Tanah Air.

Baca Juga: Kakek 79 Tahun Pukul Kucing Pakai Besi hingga Lumpuh, Terancam Bui atau Denda Rp 352 juta

Karena kesal dengan di depannya skuad merah putih mereka secara gencar menyerbu Akun tersebut tanpa henti. Bahkan, akun bercentang biru tersebut sampai harus hilang dari peredaran.

Baca Juga:  New Normal Gagal, Korsel Ketatkan Aturan Social Distancing

Tak ayal kamar fenomena tersebut menjadi perhatian sejumlah kegiatan bulutangkis tanah air. Diantaranya, Kepala Bidang Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto. Pria yang akrab disapa Koh Rudy tersebut membeberkan peta kekuatan netizen Indonesia.

Baca Juga: Heboh Kemunculan Emas Pantai Maluku Tengah, Wargaulai “Berburu”

“Mempunyai lebih dari 69,2 juta pengguna aktif Instagram, 52,4 juta pengguna aktif Twitter serta 140 juta pengguna aktif Facebook yang siap menjatuhkan bom komentar dengan kekuatan 2700 klik per detik, dengan jangkauan jelajah seluruh dunia, yang secara sistematis, terstruktur, dan masif dapat meluluhlantakkan mental dan menghancurkan psikis serta melenyapkan musuh secara permanen di dunia maya,” bunyi tulisan yang diunggah Koh Rudy di akun Instagramnya sebagaimana dikutip dari viva.co.id (24/3/21).

Baca Juga:  Gandeng 35 Negara dan Habiskan USD24 miliar, China Ciptakan "Matahari buatan"

Sebagaimana diketahui, National Health Service (NHS) atau otoritas kesehatan Inggris mengirimkan email ke tim Indonesia untuk dikarantina hingga 23 Maret. Dengan demikian secara otomatis, Tim bulutangkis Indonesia disebut satu pesawat dengan penumpang anonim yang positif COVID-19, harus diminta mundur secara kontroversial meskipun telah melalui pertandingan pada hari pertama.

Tim bulutangkis juga harus diusir dari Utilita Arena Birmingham waktu itu juga. Untungnya, berkat bantuan semua pihak dari Indonesia mereka bisa pulang lebih cepat ke Tanah Air.

Baca Juga: Kakek 79 Tahun Pukul Kucing Pakai Besi hingga Lumpuh, Terancam Bui atau Denda Rp 352 juta

Pos terkait