Artis Lebih Dikagumi Daripada Ulama, Benarkah Ini Pertanda Kiamat?

Seseorang akan dikumpulkan di Akhirat bersama orang yang dicintainya. Maka beruntunglah orang-orang yang mencintai ulama karena kelak ia akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya. (Foto: ilustrasi Kiamat)

IDTODAY.CO – Mengapa artis lebih dikagumi daripada ulama atau dai? Benarkah ini pertanda Kiamat sudah dekat? Lalu siapa sebenarnya orang yang populer di mata Allah?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa popularitas artis selalu menjadi bahan perbincangan di dunia tidak terkecuali di Indonesia. Kehidupan mereka selalu diekspos. Para artis dianggap sebagai publik figur yang dikagumi bahkan diidolakan oleh masyarakat.

Tak ada yang salah memang dengan profesi artis. Apalagi jika mereka orang-orang yang taat dan saleh tentu patut kita kagumi. Tetapi, jika sebaliknya kehidupan mereka jauh dari agama, hidupnya serba glamour, dekat dengan maksiat, suka mengumbar syahwat, maka bisa jadi hal semacam ini adalah tanda-tanda kejahilan di akhir zaman.

Salah satu tanda-tanda kecil Hari Kiamat adalah apabila maksiat dipertontonkan secara terbuka, zina dilakukan terang-terangan dan maraknya minuman khamr (miras).

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah bersabda tentang tanda-tanda Kiamat. Zaman (waktu) terasa dekat (ringkas), ilmu agama dicabut, banyaknya bencana atau kekacauan, kekikiran merajalela, dan banyak Al-Harj. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah itu Al-Harj? Rasulullah menjawab: Pembunuhan.” (HR Muslim)

Baca Juga: Kubu Moeldoko Siap Bongkar ‘Dewa’ SBY, Partai Demokrat: Membuat Sensasi untuk Mencari Perhatian

Riwayat lain menyebutkan:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ : أَنْ يُرْفَعَ العِلْمُ وَيَثْبُتَ الجَهْلُ ، وَيُشْرَبَ الخَمْرُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا

Anas bin Malik berkata, ” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Di antara tanda-tanda terjadinya hari Kiamat yaitu diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras, dan zina dilakukan dengan terang-terangan.” (HR Muslim)

Ustaz Mufti Syafi’i (Al-Hafiz) mengatakan, sudah menjdi fitrah dan ketentuan dari Allah bahwa penghuni neraka, jauh lebih banyak dari pada penghuni surga. Ada puluhan dalil tentang hal itu, sehingga majelis-majelis bergoyang, idola artis-artis jika mengarah kepada syahwat, maksiat, dan semacamnya pasti pengikutnya banyak. Majelis seperti itu pun tanpa undangan akan selalu ramai.

“Jika acaranya pengajian, apalagi dihadiri ulama atau ustaz yang istiqomah akan jauh lebih sedikit, itu sudah fitrahnya. Walaupun kadang dibayar tetep sedikit yang hadir,” kata Ustaz Syafi’i.

Orang yang Populer di Mata Allah
Lantas, siapa sebenarnya yang populer di mata Allah? Ustaz Mufti Syafi’i mengatakan, orang yang populer di mata Allah adalah orang yang dicintai oleh Allah Ta’ala. Karena apabila Allah sudah cinta, maka Jibril diperintahkannya untuk mencintainya. Lalu seluruh Malaikat diperintahkn agar mencintai hamba itu. Kemudian penduduk bumi yaitu hamba-hamba Allah sekitarnya akan ikut hormat dan mencintainya, keberadaannya dirindukan.

Mereka yang dicintai Allah tentu di antarannya Wali Allah, para Ulama pewaris Nabi. Allah berfirman dalam Al-Qur’an: “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (QS. Yunus; 62-63)

“Mereka inilah orang-orang yang populer di kalangan penduduk langit. Mereka selalu mendoakan wali tersebut, begitu juga Allh pun terus menyanjung mereka,” terang Ustaz Syafi’i.

Dalam satu hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي جِبْرِيلُ فِي السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ وَيُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي أَهْلِ الْأَرْضِ (رواه البخاري)

Dari Abu Hurairah ra berkata, “Bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala jika mencintai seseorang, maka Allah akan memanggil Jibril, ‘(wahai Jibril) sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah dia, sehingga Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril memanggil seluruh penghuni langit seraya berseru, ‘Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia, maka penghuni langit pun mencintainya, sehingga orang tersebut diterima oleh penduduk bumi.” (HR Al-Bukhari)

Bahkan ciri orang yang dicintai Allah yaitu ketika memandangnya membuat kita ingat Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan:

عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ ، قَالَتْ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَلا أُخْبِرُكُمْ بِخِيَارِكُمْ ؟ ” , قَالُوا : بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ! قَالَ : ” الَّذِينَ إِذَا رُءُوا ذُكِرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ” . ثُمَّ قَالَ : ” أَلا أُخْبِرُكُمْ بِشِرَارِكُمْ ؟ ” , قَالُوا : بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ ! قَالَ : ” الْمَشَّاؤُونَ بِالنَّمِيمَةِ ، الْمُفَرِّقُونَ بَيْنَ الأَحِبَّةِ ، الْبَاغُونَ الْبُرَءاءَ الْعَنَتَ ”

Dari Asma bintu Yazid, ia berkata Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Maukah aku kabarkan kepada kalian orang yang terbaik?” Mereka berkata, “Mau wahai Rasulullah..”

Beliau bersabda: “Yaitu orang orang yang apabila dilihat, membuat ingat kepada Allah. Itulah sebaik-baiknya manusia, melihatnya membuat ingat Allah. Karena ketaqwaan dan istiqomahnya, karena ibadah dan ketaatannya dan selalu tunduk kepada perintah-Nya. Sifat mereka tawadlu dan rendah hati, baju mereka dihiasi sunnah, lisan mereka memancarkan hikmah.”

Baca Juga: Soal Surat Telegram Kapolri Terkait Larang Media, IPW: Kapolri Tidak Punya Wewenang Melarang Kegiatan Pers

Sumber: sidonews.com

Pos terkait