Hati-hati, Setan Menertawakan Manusia yang Kedapatan Melakukan Hal Sepele ini

Setan sangat senang dan akan tertawa bila melihat manusia tengah menguap. Untuk itu, saat menguap kita dianjurkan untuk menahan atau menutupnya dengan kain atau tangan. (Foto: ilustrasi)

IDTODAY.CO – Rasulullah Saw pada dasarnya telah mengingatkan manusia untuk memperhatikan anne-marie laku ketika menguap. Pasalnya, setan akan tertawa terbahak-bahak bila melihat manusia tengah menguap. Kok bisa? Kenapa dan apa alasannya setan menertawakan manusia yang menguap ini?

Berarti, setan sebenarnya selalu memperhatikan perilaku manusia. para setan tersebut Tidak segan menertawakan manusia yang memiliki perilaku tidak sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

Naudzubillah, ternyata menguap lah yang dapat membuat syaitan tertawa gembira. Mereka para musuh bebuyutan manusia sangat gembira jika melihat keturunan Adam menguap baik bersuara ataupun tidak.

Menguap, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah mengangakan mulut dengan mengeluarkan napas karena mengantuk. Menguap tidak dilarang dalam Islam namun dalam kesehariannya terdapat adab-adab yang harus diterapkan oleh umat muslim.

Baca Juga: Bertobat, Nabi Sulaiman Sembelih 900 Kuda Kebanggaan Karena Lupa Sholat Ashar

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Oleh karena itu, bila kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka wajib atas setiap muslim yang mendengarnya untuk ber-tasymit (mengucapkan yarhamukallah). Sedangkan menguap itu dari setan, jika seseorang menguap hendaklah dia tahan semampunya. Bila orang yang menguap sampai mengeluarkan suara ‘huaaahh’, syaitan tertawa karenanya.” (HR. Al Bukhari).

Demikian pula, Rasulullah pernah bersabda bahwa mau apa itu merupakan anjuran setan. Rasulullah juga bersabda, “Menguap itu dari setan, jika seorang menguap hendaklah dia tahan semampunya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Menurut Ibnu Hajar dalam kitab ‘Fathul Bari’, setan tertawa terbahak-bahak ketika melihat manusia menguap karena wajah manusia akan menjadi sangat jelek. Demikian pula, mereka menertawakan manusia karena telah berhasil membuat manusia menjadi mengantuk dan bermalas-malasan. Menguap merupakan godaan setan agar manusia lalai, malas, banyak tidur dan berat untuk ibadah.

Ibnu Hajar rahimahullah bahkan menyebut menguap sebagai keinginan dan keridhaan setan. “Penisbatan perbuatan menguap kepada setan maksudnya ialah pada keridhaan dan keinginan setan”. (Kitab Fathul Bari).

Alasan lain setan tertawa ketika manusia menguap yakni karena mereka para makhluk gaib berhasil menggoda manusia untuk malas-malasan dan selalu mengantuk.

Lantas seperti apa tatakrama menguap dalam Islam? Pastinya, Rasulullah Saw telah memberikan solusi dari semua syariat Islam yang dibawanya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan teladan adab yang baik saat ingin menguap, sebagai berikut:

1. Menahannya

Upayakan tahan keinginan ketika merasa ingin menguap. Namun jika tak mampu menahannya, maka tutuplah mulut dengan tangan.

“Jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia tahan menurut kemampuannya dan janganlah sekali-kali ia mengatakan ha…ha… karena sesungguhnya pada saat itu setan menertawakannya.” (HR. Abu Dawud )

2. Jangan sampai mengeluarkan suara

Kebiasaan manusia pada umumnya ketika menguap adalah mengeluarkan suara keras seperti “huahh” dan lain sebagainya. bahkan sebagian orang kadang mengeluarkan suara keras tersebut secara sengaja.

“Jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia tahan menurut kemampuannya dan janganlah sekali-kali ia mengatakan ha…ha… karena sesungguhnya pada saat itu syaitan menertawakannya.” (HR. Abu Dawud )

3. Disunnahkan menutup mulut dengan pakaian atau tangan.

Apabila sudah tidak mampu untuk menahan diri dari menguap maka Rasulullah menganjurkan untuk menutup mulut dengan tangan atau pakaian. Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika salah seorang di antara kalian menguap pada saat shalat, hendaklah ia meletakkan tangannya pada mulutnya, karena sesungguhnya setan masuk pada saat menguap.” (HR. Muslim)

Baca Juga: Viral Penemuan Gunung Emas di Kongo, Para Penambang Berdesakan

Pos terkait