Relawan Jokowi Hembuskan Lagi Isu Reshuffle Kabinet Ramadhan Ini, Ada Apa?

  • Whatsapp
Relawan Jokowi Hembuskan Lagi Isu Reshuffle Kabinet Ramadhan Ini, Ada Apa?
Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka. (pojoksatu.id)

IDTODAY.CO – Kabar reshuffle sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju mencuat lagi dari Relawan Jokowi. Kabarnya di tengah bulan Ramadhan ini Jokowi akan reshuffle.

Jokowi disebut akan bersih-bersih di kabinetnya periode kedua ini.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) Relawan Jokowi Mania (Joman) Emmanuel Ebenezer saat dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Selasa (13/4/2021).

“Kabarnya di bulan Ramadhan ini, Presiden Jokowi sedang merumuskan dan dia akan bersih-bersih di kabinetnya yang dinilai kinerjanya tidak baik,” ujarnya.

“Seperti yang saya sampaikan kemarin ada lima menteri yang akan direshuffle,” lanjut Emmanuel.

Sebelumnya, isu perombakan kabinet juga dihembuskan Emmanuel Ebenezer beberapa hari lalu.

Hanya saja, pria yang akrab disapa Noel itu tak mengetahui persis kapan perombakan kabinet akan dilakukan.

Baca Juga:  Waduh! Omnibus Law Legalkan Penggunaan Ijazah dan Gelar Palsu?

Pun siapa saja yang bakal kena kocok ulang.

“Itu hak prerogatif Bapak Presiden. Tapi yang jelas, menteri atau setingkat menteri yang tidak perform, yang tidak bekerja bagus,” bebernya, Sabtu (10/4).

Setidaknya ada lima menteri yang ia nilai pantas untuk dicopot.

Yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Mendikbud Nadiem Makarim.

Di sisi lain, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, reshuffle kabinet adalah hak prerogratif Presiden Jokowi.

Sebagai partai pendukung pemerintah, PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

“Karena menteri adalah sebagai pembantu presiden. Dengan hak prerogatif dari presiden tersebut, maka presiden punya kewenangan untuk melakukan evaluasi kinerja dari seluruh jajaran kabinetnya,”

Baca Juga:  Tanggapi Lamaran Parpol untuk HRS, Prof Jimly Asshiddiqie: Kenapa Ditolak Kalau Langsung Jadi Pemimpin?

“Dan untuk itu, reshuffle hanya bisa dilakukan atas kehendak dari presiden. Itu sikap dari partai,” jelasnya.

Baca Juga: Tekan Laju Covid-19, LaNyalla Mattalitti Apresiasi Takmir Istiqlal Terapkan Prokes Ketat

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait

Tulis Komentar Anda di Sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.