Saiful Anam: Jika Jokowi Tak Pilih Kadernya Gantikan Nadiem, Muhammadiyah Bisa Kecewa

  • Bagikan
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo/RMOL

IDTODAY.CO – Presiden Joko Widodo terus diingatkan agar memilih kader Muhammadiyah untuk menggantikan posisi Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Dituturkan analis sosial politik Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, dalam sejarahnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), lebih banyak dipercayakan kepada Muhammadiyah. Seperti halnya Kementerian Agama (Kemenag) yang hampir selalu diberikan kepada Nahdlatul Ulama (NU).

“Tentu Muhammadiyah sebagai ormas besar akan kecewa apabila tidak diberikan kepercayaan seperti halnya NU,” ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/4).

Baca Juga:  Terburuk di Asia Tenggara, Catatan Media Asing soal Kebijakan Jokowi Selama Pandemi

Dalam pandangan Saiful, sinyal kekecewaan tersebut semakin tampak dengan adanya berbagai kritikan keras dari beberapa pengurus Muhammadiyah kepada rezim Jokowi.

“Bahkan pada sebuah kesempatan, Sekjen Abdul Muti menolak mentah-mentah tawaran jabatan Wamendikbud, karena memang tidak mungkin Muhammadiyah diposisikan sebagai Wamendikbud,” kata Saiful.

Menurut Saiful, pengalaman Muhammadiyah dalam mengelola pendidikan sudah tidak perlu diragukan lagi. Sehingga patut untuk diberikan kepercayaan mengelola Kemendikbud yang semakin penuh dengan tantangan. Terlebih lagi Ristek akan kembali melebur ke dalamnya.

Baca Juga:  Din Syamsuddin: Perppu Corona Jokowi Membahayakan Bangsa Dan Negara

“Posisi Nadiem menjadi dilematis, dengan berbagai kritikan yang muncul dari berbagai kalangan. Maka saya kira, adalah pertimbangan yang matang dan rasional apabila Jokowi memilih kader Muhammadiyah untuk menggantikan Nadiem,” pungkas Saiful.

Baca Juga: Haedar Nashir: Memahami Tajdid Pada Gerakan Muhammadiyah

Sumber: rmol.id

  • Bagikan